This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Maisan, Arsya Ulwan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Formulasi dan Uji Mutu Ready-to-Use Therapuetic Food (RUTF) dengan Fortifikasi Tepung Cangkang Telur Ayam Kampung sebagai Sumber Kalsium Athaillah Farrel Inandra; Maisan, Arsya Ulwan; Rayhan, Muhammad El Giza Syach; Andriaz, Raffa Emro; Aziz, Muhammad Hafiz; Taufik, Agung
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55026

Abstract

Malnutrisi akut parah masih menjadi masalah kritis di Indonesia, mempengaruhi sekitar satu juta anak di bawah lima tahun, dengan akses terbatas terhadap Makanan Terapi Siap Pakai (RUTF) konvensional karena biaya tinggi, masalah rantai pasokan, dan ketergantungan susu. Studi ini mengembangkan formulasi RUTF inovatif yang menggantikan kalsium yang berasal dari susu dengan limbah cangkang telur olahan, yang menyediakan sekitar 380 mg kalsium per gram dan bioavailabilitas yang sebanding dengan kalsium karbonat. Melalui proses produksi tiga tahap—persiapan, implementasi (termasuk konversi cangkang telur menjadi kalsium laktat), dan penyelesaian (pengemasan dan evaluasi)—RUTF yang dihasilkan menunjukkan warna cokelat unta, aroma yang menyenangkan, rasa sedikit manis, dan tekstur kental, dengan rata-rata preferensi panelis sebesar 85,11% dari 42 penguji yang tidak terlatih di seluruh atribut rasa, warna, aroma, dan tekstur. Analisis nutrisi di Laboratorium Saraswati Indo Genetech mengkonfirmasi kepatuhan terhadap standar WHO: 566-571 kkal/100g energi, 36,87- 37,75% lemak, 9,33-9,61% protein, 309,84-310,61 mg/100g kalsium, 10,14-10,26 mg/100g zat besi, dan 1,14- 1,21 mg/100g kalium. Temuan ini menyoroti potensi limbah cangkang telur untuk meningkatkan aksesibilitas RUTF, mengurangi pemborosan makanan, dan mendukung pengobatan malnutrisi berkelanjutan di lingkungan dengan sumber daya terbatas.