Keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif masih menjadi tantangan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Rendahnya pengetahuan ibu, kurangnya dukungan laktasi, serta keterbatasan akses edukasi menjadi faktor utama kegagalan menyusui. Perkembangan teknologi kesehatan digital, khususnya aplikasi berbasis Android ASIApp, menawarkan solusi inovatif dalam meningkatkan edukasi dan pendampingan ibu menyusui. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengembangan aplikasi berbasis Android, khususnya ASIApp, terhadap keberhasilan pemberian ASI pada ibu menyusui. Metode penelitian menggunakan systematic review dengan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan ProQuest dengan rentang publikasi lima tahun terakhir (2020–2025). Kata kunci yang digunakan adalah “Breastfeeding Application ”AND“Mobile Health”AND“Android-Based Application” ,AND “Exclusive Breastfeeding”AND“Lactation Education”. Sebanyak 13 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis dalam tinjauan ini. Hasil sintesis menunjukkan bahwa aplikasi berbasis Android memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan ibu, sikap menyusui, keterampilan teknik menyusui, serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Aplikasi yang dilengkapi fitur edukasi, pengingat, monitoring menyusui, dan konsultasi terbukti lebih efektif dibandingkan edukasi konvensional. Disimpulkan bahwa pengembangan aplikasi ASIApp berpotensi meningkatkan keberhasilan pemberian ASI dan layak dikembangkan sebagai intervensi promosi kesehatan ibu dan anak berbasis digital.