This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Siddiq, Feishal Farhan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Crossword Puzzle Therapy Terhadap Kemampuan Kognitif Lansia Di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia Klampok Brebes Nurapipah, Maulida; Permatasari, Leya Indah; Siddiq, Feishal Farhan
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55267

Abstract

Proses menua menyebabkan penurunan fungsi kognitif pada lansia, yang berdampak pada kualitas hidup mereka. Salah satu upaya non-farmakologis untuk mempertahankan fungsi kognitif adalah Crossword Puzzle Therapy yang merangsang memori, perhatian, dan kemampuan pemecahan masalah. Tujuan penelitian ini mengetahui efektivitas Crossword Puzzle Therapy terhadap kemampuan kognitif lansia di Rumah Pelayanan Sosial Lanjut Usia (RPSLU) Klampok Brebes. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan Quasi-Experimental Design metode Intact Group Comparison. Sampel berjumlah 40 lansia dengan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan Mini Mental State Examination (MMSE). Analisis data dilakukan dengan uji Shapiro-Wilk dan paired sample t-test. Sebelum intervensi, 70% responden berada pada kategori kemungkinan terdapat gangguan kognitif, 20% tidak mengalami gangguan, dan 10% mengalami gangguan. Setelah intervensi, tidak ada responden dengan gangguan kognitif (0%), jumlah kemungkinan gangguan menurun menjadi 60%, dan kategori tanpa gangguan meningkat menjadi 40%. Hasil uji statistik menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan (p > 0,05) Crossword Puzzle Therapy terhadap kemampuan kognitif lansia. Crossword Puzzle Therapy tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan kognitif lansia, namun menunjukkan tren positif perbaikan. Panti lansia disarankan tetap menggunakan Crossword Puzzle Therapy dengan durasi, frekuensi, dan tingkat kesulitan yang dimodifikasi. Penelitian selanjutnya memperbesar sampel, memperpanjang waktu intervensi, serta membandingkan dengan terapi kognitif lain.