Wahyudi Manaf, Annisa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

BoSanTi (aBOn aSAm sunTI): Pelestarian Warisan Kuliner Aceh dan Ekonomi Produktif di Kecamatan Peureulak Barat Kabupaten Aceh Timur Nurul Fajriah, Agustina; Murni, Mayang; Nafaida, Rizky; Asnidar; Rahma, Fathia; Wahyudi Manaf, Annisa
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 10 No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v10i1.28350

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh potensi belimbing sayur yang melimpah di Gampong Alue Bu Tuha, Kecamatan Peureulak Barat, Kabupaten Aceh Timur, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Selama ini, belimbing sayur hanya diolah secara tradisional menjadi asam sunti, tetapi hasilnya sering gagal, tidak higienis, dan hanya untuk konsumsi pribadi. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah belimbing sayur menjadi produk kuliner khas Aceh bernilai ekonomi, yaitu abon asam sunti (BoSanTi). Kontribusi kegiatan ini adalah pemberdayaan kelompok IRT agar mampu memanfaatkan sumber daya lokal secara produktif, meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga, serta mendukung pelestarian warisan kuliner Aceh. Metode yang digunakan meliputi observasi, diskusi, penyuluhan tentang potensi ekonomi belimbing sayur, pelatihan modernisasi produksi menggunakan oven dehydrator dan grinder, serta pelatihan packaging dan branding. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta yaitu 10%-35%. Produk BoSanTi yang dihasilkan lebih higienis, praktis, tahan lama, dengan kemasan kedap udara dan branding yang menarik, sehingga memiliki potensi dipasarkan di pasar lokal maupun regional. Prospek pengembangan BoSanTi masih terbuka luas melalui diversifikasi produk, penguatan jaringan pemasaran digital, serta dukungan legalitas usaha.