Background: Hypertension is a global health problem that significantly contributes to the increasing morbidity and mortality from cardiovascular disease, particularly stroke. Midwifery care management plays a crucial role in providing a holistic approach through clinical monitoring, health education, and psychological support to prevent the patient's condition from worsening. Purpose: To evaluate the implementation of midwifery care management in hypertensive patients with stroke indications. Method: The study used a case study design with a qualitative descriptive approach. The subject was a hypertensive patient admitted to the Stroke Care Unit (SCU) of Medan Haji General Hospital in November 2025. The care process was implemented based on Varney's seven steps, including assessment, diagnosis, planning, implementation, and evaluation. Results: The assessment revealed the patient had stage 2 hypertension with complaints of headache and neck stiffness. After midwifery care management, which included vital sign monitoring, collaborative antihypertensive therapy, low-salt diet education, rest position adjustment, and psychological support, the patient's blood pressure gradually decreased to a stable level of 120/80 mmHg, and the headache disappeared. Conclusion: Structured and holistic midwifery care management is effective in stabilizing blood pressure and preventing further complications in hypertensive patients with stroke indications. Keywords: Hypertension; Midwifery Care; Stroke Care Unit. Pendahuluan: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang berkontribusi besar terhadap meningkatnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit kardiovaskular, khususnya stroke. Manajemen asuhan kebidanan berperan penting dalam memberikan pendekatan holistik melalui pemantauan klinis, edukasi kesehatan, serta dukungan psikologis untuk mencegah perburukan kondisi pasien. Tujuan: Untuk mengevaluasi penerapan manajemen asuhan kebidanan pada pasien hipertensi dengan indikasi stroke. Metode: Penelitian menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah satu pasien hipertensi yang dirawat di ruang Stroke Care Unit (SCU) RSU Haji Medan Tahun 2025 pada bulan November 2025. Proses asuhan dilaksanakan berdasarkan tujuh langkah Varney yang meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil: Proses pengkajian menunjukkan pasien mengalami hipertensi tahap 2 disertai keluhan nyeri kepala dan kaku tengkuk. Setelah dilakukan manajemen asuhan kebidanan yang meliputi pemantauan tanda vital, kolaborasi terapi antihipertensi, edukasi diet rendah garam, pengaturan posisi istirahat, serta dukungan psikologis, tekanan darah pasien menurun secara bertahap hingga stabil pada 120/80 mmHg dan keluhan nyeri kepala menghilang. Simpulan: Manajemen asuhan kebidanan yang terstruktur dan holistik efektif dalam menstabilkan tekanan darah serta mencegah komplikasi lanjutan pada pasien hipertensi dengan indikasi stroke. Kata Kunci: Asuhan Kebidanan; Hipertensi; Stroke Care Unit.