Erlina Dewi Endah , Amaliyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Brand Image Memediasi Influencer Marketing dan Keputusan Pembelian (Scarlett Whitening Body Lotion) Putri Nur , Cahyani; Erlina Dewi Endah , Amaliyah
JMIK: Jurnal Manajemen dan Inovasi Kewirausahaan Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Inovasi Kewirausahaan (JMIK)
Publisher : PT. Syalma Global Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64532/8xbj3215

Abstract

Di tengah era digital, strategi pemasaran mulai bergeser ke arah meningkatnya penggunaan influencer marketing sebagai strategi promosi produk kecantikan, termasuk Scarlett Whitening Body Lotion, dinilai mampu membangun brand image dan memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Dalam penelitian ini, dianalisis pengaruh influencer marketing terhadap keputusan pembelian melalui brand image sebagai mediator bagi konsumen Scarlett Whitening Body Lotion di Kota Semarang. Pendekatan kuantitatif digunakan sebagai jenis penelitian ini, dengan data yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada konsumen Scarlett Whitening Body Lotion di Kota Semarang, data yang didapat akan diolah lebih lanjut menggunakan SPSS. Sampel penelitian ini ditetapkan dengan teknik purposive sampling, sedangkan hubungan antarvariabel, baik secara langsung maupun tidak langsung, diuji melalui analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand image serta keputusan pembelian dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh influencer marketing. Selain itu, pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian juga terbukti dihasilkan oleh brand image,  sekaligus mampu memediasi pengaruh influencer marketing terhadap keputusan pembelian tersebut. Dapat disimpulkan bahwa brand image memiliki peran penting sebagai variabel mediator, sehingga perusahaan perlu memperhatikan pemilihan influencer marketing yang tepat untuk membangun brand image yang kuat dan mendorong peningkatan keputusan pembelian konsumen.
Strategi Branding dan Inovasi Produk dalam Meningkatkan Daya Saing Nescafe Booth Purwodadi Ervina Fauziah , Salmana; Erlina Dewi Endah , Amaliyah
JMIK: Jurnal Manajemen dan Inovasi Kewirausahaan Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Inovasi Kewirausahaan (JMIK)
Publisher : PT. Syalma Global Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64532/rnns7f14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding, inovasi produk, dan daya saing Nescafé Booth Purwodadi dalam menghadapi persaingan industri minuman kopi modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Triangulasi sumber data dan metode dilakukan untuk memastikan kredibilitas data yang diperoleh. Informan penelitian terdiri dari satu manajer operasional, tiga karyawan, dan tiga pelanggan Nescafé Booth Purwodadi. Hasil menunjukkan strategi branding Nescafé Booth Purwodadi berfokus pada penguatan identitas global merek Nescafé dengan penyesuaian terhadap karakter lokal. Branding diwujudkan melalui tampilan visual konsisten, pelayanan yang cepat dan ramah, serta promosi aktif di media sosial seperti Instagram dan TikTok. Inovasi produk dilakukan secara berkesinambungan melalui pengenalan varian menu baru seperti Es Kopi Kurma, Pandan Latte, Cokelat Jahe, dan Gula Aren Latte, yang menyesuaikan dengan tren dan preferensi lokal serta meningkatkan daya saing. Daya saing booth ini terbentuk dari kombinasi strategi branding yang kuat, inovasi produk yang relevan, pelayanan berkualitas, serta harga yang kompetitif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara strategi branding dan inovasi produk berperan penting dalam memperkuat posisi kompetitif Nescafé Booth di pasar lokal. Rekomendasi penelitian ini mencakup penguatan promosi digital, inovasi berkelanjutan, pelatihan karyawan, serta membandingkan strategi branding dengan merek sejenis lain.