Ervina Fauziah , Salmana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Branding dan Inovasi Produk dalam Meningkatkan Daya Saing Nescafe Booth Purwodadi Ervina Fauziah , Salmana; Erlina Dewi Endah , Amaliyah
JMIK: Jurnal Manajemen dan Inovasi Kewirausahaan Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen dan Inovasi Kewirausahaan (JMIK)
Publisher : PT. Syalma Global Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64532/rnns7f14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi branding, inovasi produk, dan daya saing Nescafé Booth Purwodadi dalam menghadapi persaingan industri minuman kopi modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Triangulasi sumber data dan metode dilakukan untuk memastikan kredibilitas data yang diperoleh. Informan penelitian terdiri dari satu manajer operasional, tiga karyawan, dan tiga pelanggan Nescafé Booth Purwodadi. Hasil menunjukkan strategi branding Nescafé Booth Purwodadi berfokus pada penguatan identitas global merek Nescafé dengan penyesuaian terhadap karakter lokal. Branding diwujudkan melalui tampilan visual konsisten, pelayanan yang cepat dan ramah, serta promosi aktif di media sosial seperti Instagram dan TikTok. Inovasi produk dilakukan secara berkesinambungan melalui pengenalan varian menu baru seperti Es Kopi Kurma, Pandan Latte, Cokelat Jahe, dan Gula Aren Latte, yang menyesuaikan dengan tren dan preferensi lokal serta meningkatkan daya saing. Daya saing booth ini terbentuk dari kombinasi strategi branding yang kuat, inovasi produk yang relevan, pelayanan berkualitas, serta harga yang kompetitif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara strategi branding dan inovasi produk berperan penting dalam memperkuat posisi kompetitif Nescafé Booth di pasar lokal. Rekomendasi penelitian ini mencakup penguatan promosi digital, inovasi berkelanjutan, pelatihan karyawan, serta membandingkan strategi branding dengan merek sejenis lain.