Abstrak Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) umumnya berhubungan dengan kekerasan berbasis gender yang bisa terjadi kepada siapa saja dan dimana saja. Kekerasan ini didasari oleh perasaan dominasi atau kontrol penuh atas apa yang dilakukan oleh pihak yang merasa berkuasa bahwa segalanya berada di tangannya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis permasalahan KDRT menggunakan perspektif gender yang dikaji dalam teori sosial-politik. Metode penelitian yang digunakan dalam pengumpulan data adalah studi pustaka, dengan deskriptif analitis sebagai metode analisis data. Hasil temuan dari penelitian ini menyebutkan bahwa faktor utama terjadinya KDRT selain dari faktor pelaku adalah tatanan hukum yang belum memadai, nilai sebuah kultur social, kebudayaan, salah persepsi dan mitos yang terjadi pada Masyarakat. Ditemukan pula bentuk dari KDRT yakni kekerasan fisik, kekerasan psikis, kekerasan seksual, dan penelantaran rumah tangga. Sedangkan menurut analisis gender, ketidakadilan gender bisa diidentifikasi melalui berbagai manifestasi ketidakadilan, yakni marjinalisasi, subordinasi (anggapan tidak penting), pelabelan negatif (stereotype), kekerasan (violence), dan beban kerja ganda (double burden) Kata kunci: gender, kekerasan, rumah tangga Domestic violence (KDRT) is generally related to gender-based violence that can happen to anyone, anywhere. This violence is rooted in a feeling of dominance or complete control over what is done by the party that feels powerful, believing that everything is in their hands. The purpose of this research is to analyze the issues of domestic violence using a gender perspective examined within social-political theory. The research method used for data collection is literature study, with descriptive analytical as the data analysis method. The findings from this research indicate that the main factors contributing to domestic violence, aside from the perpetrator's influence, are inadequate legal frameworks, social cultural values, misconceptions, and myths prevalent in society. Forms of domestic violence have also been identified, including physical violence, psychological violence, sexual violence, and neglect in the household. According to gender analysis, gender injustice can be identified through various manifestations of inequality, namely marginalization, subordination, stereotypes, violence, and the double burden. Keyword: gender, violence, household