Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Menjadi Orang Tua yang Dirindukan Anak melalui Program KKN: Penyuluhan Psikologi Keluarga Bahagia di Desa Cipeucang, Kabupaten Bogor Sholihah, Rr Ulfah; Agustina, Aisha; Septiana, Dina; Azizah, Nadya Lutfiah; Falah, Ade; Astuti, Paramita Emi
Abdi Nusantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): ABDI NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : PT Media Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64198/abdinusantara.v2i1.91

Abstract

Perubahan pola interaksi keluarga di era digital memunculkan tantangan baru dalam membangun komunikasi empatik antara orang tua dan anak, yang berdampak pada kualitas kelekatan emosional serta kesehatan mental anak. Berdasarkan observasi awal di Desa Cipeucang, Kabupaten Bogor, ditemukan bahwa sebagian orang tua menghadapi hambatan dalam membangun komunikasi terbuka dan reflektif dengan anak, terutama akibat distraksi gawai dan pola interaksi satu arah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi psikologis orang tua serta membekali keterampilan komunikasi empatik melalui penyuluhan psikologi keluarga berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif dengan pemaparan materi, diskusi reflektif, dan simulasi praktik komunikasi dua arah yang melibatkan ibu-ibu Majelis Taklim dan PKK sebagai subjek program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep komunikasi empatik, kemampuan mengidentifikasi hambatan komunikasi dalam keluarga, serta komitmen untuk menerapkan quality time tanpa distraksi digital. Dampak program bersifat multidimensional, mencakup aspek kognitif (peningkatan literasi pengasuhan), afektif (kesadaran emosional terhadap kebutuhan anak), dan perilaku (praktik mendengarkan aktif dan validasi emosi). Program ini menghasilkan model penyuluhan parenting berbasis komunitas religius yang efektif sebagai strategi promotif-preventif dalam memperkuat kelekatan orang tua–anak dan mendukung kesehatan mental anak di era digital.