Khoirul Fahmi Nazar
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

RELASI MAKNA DALAM CERPEN "KARTU POS DARI SURGA" KARYA AGUS NOOR Iman Amirul Haq; Fadil Nurjaman; Khoirul Fahmi Nazar; Maman Abdul Djaliel
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL BASTRA EDISI APRIL 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i2.2094

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis dan fungsi relasi makna dalam cerpen Kartu Pos dari Surga karya Agus Noor serta menjelaskan perannya dalam membangun kedalaman estetik narasi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik. Sumber data berupa teks cerpen, sedangkan data penelitian meliputi kata, frasa, dan klausa yang mengandung relasi makna. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dengan teknik baca dan catat, kemudian dianalisis menggunakan metode padan dan agih berdasarkan klasifikasi relasi makna menurut Chaer. Hasil penelitian menunjukkan adanya enam jenis relasi makna, yaitu sinonimi, antonimi, polisemi, hiponimi, ambiguitas, dan redundansi. Relasi sinonimi dan antonimi menjadi bentuk yang paling dominan dan berfungsi menghadirkan variasi diksi serta kontras emosional dalam cerita. Polisemi dan ambiguitas memperluas makna simbolik yang berkaitan dengan tema kehilangan dan spiritualitas, sedangkan hiponimi dan redundansi memperkuat detail pengalaman serta intensitas ekspresi tokoh. Temuan ini menegaskan bahwa relasi makna tidak hanya berfungsi sebagai fenomena linguistik, tetapi juga sebagai strategi stilistika yang memperkuat kohesi teks dan pengalaman estetik pembaca. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian semantik sastra Indonesia serta menjadi rujukan bagi penelitian lanjutan yang mengkaji hubungan antara struktur bahasa dan makna simbolik dalam karya sastra kontemporer