Daerah Irigasi Kemaron terletak di Desa Rembul Kecamatan Bojong Kabupaten Tegal, dengan areal Luas Layanan mencapai 353 hektar berada pada 3 (tiga) desa yaitu Rembul, Guci dan Tuwel. Untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional maka diperlukan pengelolaan irigasi yang efisien, efektif dan berkelanjutan serta melibatkan partisipasi masyarakat sehingga diperlukan adanya Modernisasi Irigasi. Kesiapan Modernisasi Irigasi pada D.I. Kemaron diukur dengan menilai 5 (Lima) Pilar Modernisasi Irigasi yang berpedoman pada Surat Edaran Dirjen SDA Kementerian PUPR nomor 01/SE/D/2019 tentang Pedoman Teknis Modernisasi Irigasi. Penelitian dilakukan untuk memperoleh Nilai Indeks Kesiapan Modernisasi Irigasi (IKMI) pada Daerah Irigasi Kemaron. Hasil penilaian dilakukan dengan Metode Wawancara/kuisoner terhadap Pilar-Pilar Modernisasi Irigasi sebagai Pilar Penyusun IKMI yaitu: Pilar Ketersediaan Air mencapai Nilai 17,36; Pilar Sarana dan Prasarana 14,01; Pilar Sistem Pengelolaan 14,23; Pilar Institusi Pengelola 16,27; dan Pilar Sumber Daya Manusia 6,82. Nilai IKMI secara keseluruhan untuk D.I. Kemaron adalah 68,69 dengan kategori cukup, modernisasi ditunda, dan perlu dilakukan perbaikan sesuai dengan Hasil IKMI selama 1–2 tahun. Prioritas penanganan menuju Modernisasi Irigasi ditentukan menggunakan Metode Analisis Hierarchy Process (AHP) dengan bantuan Software Expert Choice. Kriteria yang digunakan adalah Budaya, Ekonomi, Sosial, dan Tingkat Kesulitan, serta alternatif dalam bentuk Lima Pilar Modernisasi Irigasi. Hasil analisis menunjukkan urutan prioritas sebagai berikut: Pilar Sumber Daya Manusia (0,279), Sistem Pengelolaan (0,203), Pilar Sarana dan Prasarana (0,197), Pilar Ketersediaan Air (0,167) dan Pilar Institusi Pengelola (0,154)