Ni Putu Diah Eta Tritintya
Universitas Airlangga

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Presentasi Diri Ni Luh Djelantik Melalui Media Instagram @niluhdjelantik Tritintya, Ni Putu Diah Eta; I Komang Setia Buana
Deliberatio: Jurnal Mahasiswa Komunikasi Vol 4 No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Undana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59895/deliberatio.v4i2.439

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui bagaimana strategi presentasi diri Ni Luh Djelantik melalui media sosial intagram. Obyek dalam penelitian ini adalah akun instagram Ni Luh Djelantik yaitu @niluhdjelantik. Fokus analisis terletak pada postingan Ni Luh djelantik . Penelitian ini menggunakan validasi data dengan teknik tringulasi sebagai alat analisisnya. Hasil dari penelitian ini adalah Ni Luh Djelantik melalui media sosial instagramnya menggunakan strategi impression management seperti ingratiation atau teknik pencitraan diri agar disenangi. Ni Luh juga menggunakan strategi intimidation, self promotion dan exemplification. Keempat strategi tersebut digunakan secara tepat sehingga Ni Luh Djelantik berhasil melenggang ke senayan pada pemilu 2024 sebagai perwakilan Bali.
Dramaturgi Presentasi Diri Ni Luh Djelantik Pada Media Sosial Instagram Jelang Pilkada 2024 Ni Putu Diah Eta Tritintya
Jurnal Penelitian Sosial Ilmu Komunikasi Vol 8, No 2 (2024): Volume 8 Nomor 2 Tahun 2024
Publisher : UNIVERSITAS PAKUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33751/jpsik.v8i2.10273

Abstract

Penelitian ini akan menganalisis proses dramaturgi yang dilakukan Ni Luh Djelantik sebagai pencalonan perempuan salah satunya anggota DPD Bali 2024. Proses dramaturgi tersebut ia lakukan di media sosialnya sebagai upaya kampanye bebas untuk memperoleh suara. Dramaturgi media sosial Ni Luh Djelantik dinilai menarik untuk diteliti karena Ni Luh Djelantik berhasil meraih suara cukup tinggi pada perhitungan real count KPU. Berdasarkan hasil hitung atau real count KPU per 15 Februari 2024 pukul 10.10 Wita, Niluh Djelantik berhasil memperoleh suara sebanyak 377.152 suara. Rumus masalah dalam penelitian ini adalah ingin mengetahui Bagaimana Front stage dan back stage dalam dramaturgi yang dilakukan Ni Luh Djelantik melalui akun instagramnya? Dan faktor apa yang membuat Ni Luh Djelantik dapat sukses melenggang ke Senayan sebagai salah satu wakil DPD Bali? Tujuan penelitiannya untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan media sosial Instagram dalam kampanye politik. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik analisis tekstual. Objek yang digunakan adalah 10 post yang ada di instagram Ni Luh Djelantik. Dengan menggunakan Teori Dramaturgi sebagai dasar teori untuk menganalisis Front Stage dan Back Stagenya. Teknik penarikan data yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik trinkulasi data. Dari analisis Front Stage dan Back Stage, dapat ditarik simpulan beberapa faktor yang mempengaruhi kemenangan Ni Luh Djelantik yang berhasil melenggang ke Senayan yaitu: Konsistensi Ni Luh Djelantik dalam isu – isu lokal, Penggunaan Media Sosial Yang Paling Efektif, Respon Terhadap Krisis, Dukungan Masyarakat Lokal.
A Critical Discourse Analysis of Online Media on the Indonesian Government’s Handling of BPJS Kesehatan Fraud I Gusti Agung Ayu Rahma Praminia; Adelia Dias Triyanti; Ni Putu Diah Eta Tritintya; Sekarpratiwi, Ruth Vidyadanu; Priantara, I Komang Triska Ananda Dilivianugraha
Jurnal Riset Komunikasi (JURKOM) Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komuniasi (ASPIKOM) Wilayah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38194/jurkom.v9i1.1515

Abstract

The National Health Insurance (JKN) program has been reported by the media in relation to fraud cases, which are framed not only as legal violations but also as issues of public service governance. This study aims to examine how online news media construct narratives, meanings, and power relations surrounding the JKN fraud issue. Employing a qualitative approach and Van Dijk’s Critical Discourse Analysis framework, which includes the dimensions of text, social cognition, and social context, this study analyzes three news articles published by Kompas.com, Detik.com, and Kumparan.com. The findings reveal that each media outlet constructs the discourse on JKN fraud through distinct emphases. Kompas frames fraud as a systemic problem involving networks of power, Detik highlights administrative responses and state-imposed sanctions with limited transparency, while Kumparan emphasizes cross-institutional collaboration as the proposed solution. Overall, media discourse tends to position the state as a dominant and solution-oriented actor, while critical discussion of the JKN policy structure and oversight mechanisms remains limited. These findings indicate that the media play a crucial role in shaping public understanding of JKN fraud and in representing power relations among the government, hospitals, and regulatory institutions within health policy discourse.