ABSTRACT Hope in hemodialysis patients is influenced by several factors, such as social support, quality of relationship with medical personnel, self-confidence, mental health, past experience in managing the disease, spiritual beliefs, as well as the availability of information, economic support, and adequate education. The type of research uses a quantitative method with a cross-sectional design. The sampling technique uses non-probability sampling using the total sampling method, the sample is 67 people. This study uses questionnaires, HHI, MSPSS, and SWBS. Data analysis uses multivariate analysis of ordinal regression tests. Multivariate analysis showed that social support was the most dominant factor in influencing hope, namely (p = 0.005; OR = 5.60), this shows that patients with higher social support are about 5.6 times more likely to be at a higher level of hope. Followed by spiritual well-being (p = 0.046; OR = 5.44), patients with higher spiritual well-being are about 5.4 times more likely to have a higher level of hope.Social support and spiritual well-being have a significant relationship to hope in hemodialysis patients. Social support was found to be the most dominant factor in increasing hope, with a greater contribution than other variables. Keyword: Hemodialysis, Hope, Predictor. ABSTRAK Hope pada pasien hemodialisis dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti dukungan sosial, kualitas hubungan dengan tenaga medis, keyakinan diri, kesehatan mental, pengalaman masa lalu dalam mengelola penyakit, keyakinan spiritual, serta ketersediaan informasi, dukungan ekonomi, dan pendidikan yang memadai. Jenis penelitian menggunakan metode kuantitaf dengan desain cross-sectional. Teknik sampling menggunakan non-probability sampling dengan menggunakan metode total sampling, sampel berjumlah 67 orang. Penelitian ini menggunakan kuesioner, HHI, MSPSS, dan SWBS. Analisa data menggunakan analisis multivariat uji regresi ordinal. Analisis multivariat menunjukkan dukungan sosial merupakan faktor paling dominan dalam memengaruhi hope, yaitu (p = 0,005 ; OR = 5,60), ini menunjukan pasien dengan dukungan sosial lebih tinggi memiliki kemungkinan sekitar 5,6 kali lebih besar untuk berada pada tingkat hope yang lebih tinggi. Disusul oleh kesejahteraan spiritual (p = 0,046 ; OR = 5,44), pasien dengan kesejahteraan spiritual yang lebih tinggi memiliki kemungkinan sekitar 5,4 kali lebih besar untuk memiliki tingkat hope yang lebih tinggi. Dukungan sosial dan kesejahteraan spiritual memiliki hubungan yang signifikan terhadap hope pada pasien hemodialisis. Dukungan sosial ditemukan sebagai faktor yang paling dominan dalam meningkatkan hope, dengan kontribusi yang lebih besar dibandingkan variabel lainnya. Kata Kunci: Hemodialisis, Hope, Prediktor.