Penelitian ini didasarkan pada hasil studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di SMP Negeri 5 Mandrehe, ditemukan beberapa masalah kurangnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dan cenderung menggunakan model pembelajaran konvesional, kurangnya penggunaan lembar kerja siswa (LKS). Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui model collaborative learning berbantuan LKS untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode quasi eksperiment (eksperimen semu) dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Mandrehe, yaitu kelas VIII-A yang berjumlah 18 orang sebagai kelompok eksperimen yang diberi perlakuan dengan model collaborative learning berbantuan LKS dan kelas VIII-B yaitu berjumlah 17 orang sebagai kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran konvesional, rata–rata nilai pada tes akhir kelas eksperimen adalah 81 dan nilai rata-rata kelas kontrol 63. Instrumen dalam penelitian ini adalah tes awal dan tes akhir. Hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan pengujian hipotesis yaitu thitung = 6,145 sedangkan ttabel =1,962 karena thitung > ttabel maka ada pengaruh Model Colaborative learning Berbantuan Lembar Kerja siswa (LKS) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpkir Kreatif Siswa. Bedasarkan analisi data menununjukkan nilai signifikansi yaitu 0,001 < 0,05. Menunjukkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti adanya pengaruh yang signifikan pada model collaborative learning berbantuan LKS untuk meningkarkan kemampuan berpikir kreatif siswa.