Penerapan model pembelajaran Project-Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik. Model ini mendorong peserta didik untuk secara aktif merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proyek yang relevan dengan konteks nyata, sehingga proses belajar menjadi lebih bermakna dan aplikatif. Melalui aktivitas kolaboratif, penyelesaian masalah terbuka, dan refleksi hasil proyek, peserta didik membangun pengetahuan matematis secara mandiri, kritis, dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah temuan terkait penerapan Project-Based Learning dalam konteks pendidikan matematika untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap 27 artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan antara 2020–2025, diperoleh dari basis data Google Scholar, Semantic Scholar, dan Scopus melalui Publish or Perish, dan dianalisis secara sistematis. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa Project-Based Learning secara konsisten memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis peserta didik. Aktivitas perencanaan proyek, kolaborasi tim, evaluasi hasil, dan refleksi terbukti menjadi faktor kunci dalam mendukung kemampuan analisis, evaluasi, dan argumentasi matematis. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi Project-Based Learning dalam pembelajaran matematika merupakan pendekatan pedagogis yang relevan dan efektif untuk menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada peserta didik abad ke-21.