Ponisah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Persepsi Guru Terhadap Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar Negeri 01 Pinoh Utara Ponisah; Mastiah; Akip, Muhammad
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v4i1.1423

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan Kurikulum Merdeka Belajar sebagai kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Dalam pelaksanaannya di SD Negeri 01 Pinoh Utara, guru masih menghadapi berbagai tantangan, seperti perbedaan pemahaman terhadap konsep kurikulum, kesulitan dalam penyusunan modul ajar mandiri, pelaksanaan asesmen holistik, serta keterbatasan sarana dan prasarana pendukung. Kondisi tersebut menunjukkan urgensi penelitian ini, karena persepsi guru sebagai pelaksana utama kurikulum sangat menentukan keberhasilan implementasi kebijakan di tingkat sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru terhadap penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di SD Negeri 01 Pinoh Utara serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru, observasi proses pembelajaran, dan dokumentasi perangkat ajar, sedangkan data sekunder diperoleh dari regulasi pendidikan dan kajian literatur yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari pengalaman guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap prinsip dasar Kurikulum Merdeka Belajar dan mulai menerapkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Namun, masih ditemukan kendala dalam penyusunan perangkat ajar dan keterbatasan fasilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan pelatihan berkelanjutan dan pendampingan teknis untuk mengoptimalkan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar