Pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter moral dan spiritual. Dalam konteks pendidikan Islam, pilar-pilar iman menjadi fondasi utama dalam pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual integrasi pilar-pilar iman dalam pendidikan sebagai upaya pembentukan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian pustaka (library research), melalui analisis terhadap Al-Qur’an dan hadis, buku-buku akademik, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi keterkaitan antara iman, pendidikan, dan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa iman dalam Islam tidak hanya dipahami sebagai keyakinan teologis, tetapi juga mencakup dimensi pembenaran dan pengamalan yang berdampak langsung pada pembentukan karakter. Enam pilar iman-iman kepada Allah, malaikat, kitab-kitab Allah, rasul-rasul Allah, hari akhir, serta qadha dan qadar memiliki kontribusi signifikan dalam menumbuhkan karakter religius, jujur, disiplin, tanggung jawab, sabar, dan peduli sosial. Integrasi pilar-pilar iman dalam pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran formal, pembiasaan keagamaan, dan budaya sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi iman dalam pendidikan sejalan dengan tujuan pendidikan nasional dan Profil Pelajar Pancasila, serta menjadi landasan penting dalam membentuk peserta didik yang beriman, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman.