Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis penerapan metode simulasi dalam pembelajaran Akidah Akhlak materi akhlak terpuji pada siswa kelas X MAS Muhammadiyah Tanjungsari; (2) Mengetahui efektivitas metode simulasi dalam menumbuhkan karakter bijaksana siswa; (3) Mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi metode simulasi; (4) Memberikan rekomendasi untuk optimalisasi penggunaan metode simulasi dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Subjek penelitian adalah siswa kelas X MAS Muhammadiyah Tanjungsari Kabupaten Sumedang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta dokumentasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode simulasi dalam bentuk sosiodrama, psikodrama, dan role playing terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter bijaksana siswa. Metode simulasi mampu meningkatkan keaktifan siswa dalam pembelajaran, memperkuat pemahaman materi akhlak terpuji, dan mengembangkan kemampuan siswa dalam mengaplikasikan nilai-nilai bijaksana dalam situasi nyata. Siswa menunjukkan peningkatan dalam aspek pengambilan keputusan yang tepat, kemampuan mengendalikan emosi, dan sikap empati terhadap sesama. Faktor pendukung meliputi antusiasme siswa, dukungan fasilitas sekolah, dan komitmen guru. Sementara faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu pembelajaran dan perlunya adaptasi metode sesuai karakteristik siswa. Implementasi metode ini tidak hanya meningkatkan pemahaman kognitif siswa terhadap materi, tetapi juga mengembangkan aspek afektif dan psikomotorik melalui pengalaman pembelajaran yang bermakna. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan metode simulasi secara berkelanjutan dengan penyesuaian yang tepat sesuai konteks pembelajaran dan karakteristik siswa.