Fitriani, Navisa Winayu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Sikap dan Pengetahuan Penjamah Makanan terhadap Perilaku Personal Hygiene pada Usaha Catering Pabrik di Mojosongo, Boyolali Fitriani, Navisa Winayu; Fahrurodzi, Denny Saptono
Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia Vol. 5 No. 01 (2026): Jurnal Masyarakat Sehat Indonesia
Publisher : Yayasan Masyarakat Peduli Anak Indonesia (YMPAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70304/jmsi.v5i01.85

Abstract

Higiene dan sanitasi makanan merupakan isu kesehatan masyarakat yang sangat krusial. Menurut data WHO, kontaminasi pangan menyebabkan 600 juta kasus penyakit dan 420.000 kematian di seluruh dunia setiap tahunnya. Di Indonesia, ribuan insiden serupa juga dilaporkan sebagai dampak dari proses pengolahan makanan yang tidak higienis. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan sikap dan pengetahuan penjamah makanan terhadap praktik Personal hygiene di industri katering. Penelitian menggunakan desain observasional cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif pada penjamah makanan di Catering Pabrik di Mojosongo, Boyolali. Populasi sebanyak 50 penjamah makanan diambil seluruhnya dengan teknik total sampling karena kurang dari 100 individu. Penelitian dilakukan mulai Desember 2025 hingga selesai menggunakan kuesioner untuk sikap (12 item, baik ≥43) dan pengetahuan (10 item, tinggi ≥7 benar), observasi untuk perilaku (10 item, baik ≥7), serta analisis univariat frekuensi dan bivariat Chi-Square dengan SPSS dan Excel pada signifikansi 0,05. Mayoritas responden perempuan (60%), usia 46-54 tahun (38%), pendidikanSMA (84%), lama kerja 6-10 tahun (52%), dan pernah pelatihan (64%). Sebanyak 58% memiliki sikap baik, 82% pengetahuan tinggi, dan 68% perilaku baik; tidak ada hubungan sikap dengan perilaku (p=0,658), tetapi ada hubungan signifikan pengetahuan dengan perilaku (p=0,001). Temuan ini menunjukkan pengetahuan mendorong perilaku hygiene lebih kuat daripada sikap. Disarankan pelatihan rutin pengetahuan higiene untuk tingkatkan keamanan pangan katering.