Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR SOSIAL DAN BUDAYA YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PAJAK DI KALANGAN PENGUSAHA UMKM Fabian; Imahda Khoiri Furqon
Jurnal UMKM, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Battuta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak merupakan sumber pendapatan utama negara yang sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional. UMKM sebagai sektor strategis dalam perekonomian Indonesia memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto dan menyerap sebagian besar tenaga kerja. Namun, tingkat kepatuhan pajak di kalangan pengusaha UMKM masih tergolong rendah akibat berbagai kendala administratif, sosial, dan budaya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis faktor sosial dan budaya yang memengaruhi kepatuhan pajak di kalangan pengusaha UMKM. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi pustaka, observasi partisipatif, dan dokumentasi, serta analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa norma sosial, tekanan komunitas, nilai budaya, dan sikap terhadap pemerintah sangat berperan dalam menentukan perilaku kepatuhan pajak pengusaha UMKM. Interaksi antara faktor sosial dan budaya membentuk sikap dan keputusan pengusaha dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Edukasi dan sosialisasi yang memperhatikan konteks sosial budaya mampu meningkatkan pemahaman, kepercayaan, dan kesadaran pajak. Oleh karena itu, pendekatan kebijakan perpajakan yang holistik dan adaptif terhadap nilai sosial budaya masyarakat sangat diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan pajak dan kontribusi UMKM dalam pembangunan nasional.
Alih Fungsi Lahan dan Dampaknya pada Perubahan Kehidupan Masyarakat Sekitar (Studi Kasus: Alih Fungsi Lahan pada PT Hardases Abadi Indonesia (HAI) di Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pelalongan) Rahmi Nurmulia; Imahda Khoiri Furqon
Glossary : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman Pidie Jaya, Ace

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52029/gose.v3i2.386

Abstract

This research discusses the land conversion carried out by PT Hardases Abadi Indonesia (HAI) in Wangandowo Village, Bojong District, Pekalongan Regency, and its impact on the lives of the surrounding community. Land that was originally in the form of hills and forests was converted into an industrial area for the construction of a shoe factory with a building area of 184,638 square meters. This land conversion has a positive economic impact in the form of local labor absorption and increased community welfare. However, the land use change also caused serious environmental impacts, such as the loss of water catchment areas and the occurrence of flash floods due to the collapse of the factory's embung in March 2024 which damaged residential areas and caused casualties. The research used a qualitative approach with interviews, observation and documentation to explore the socio-economic and environmental impacts. The results emphasized the need for strict environmental management and sustainable spatial planning so that industrial development can run in balance with environmental sustainability and community welfare.