ABSTRACT This study is motivated by the low academic performance of students observed during initial assessments and interviews with teachers. It is a classroom action research aimed at improving the mathematics learning outcomes of eighth-grade students at SMP Negeri 2 Sungguminasa through differentiated learning strategies that focus on process differentiation. The subjects of this study are 31 students from class VIII.5 at SMP Negeri 2 Sungguminasa. The research was conducted over two cycles. Data collection involved administering tests and conducting observations using observation sheets. The data collected were analyzed using both quantitative and qualitative methods. The findings indicate that mathematics learning outcomes improved through differentiated learning for the students in class VIII.5 at SMP Negeri 2 Sungguminasa. This is demonstrated by: (1) An increase in the average mathematics learning score in the cognitive aspect, from 83.33 in Cycle I to 93.75 in Cycle II; (2) An increase in student engagement from Cycle I to Cycle II, with active students rising from 11 and 12 moderately active students in Cycle I to 18 active and 13 moderately active students in Cycle II; (3) An improvement in the skill aspect of mathematics learning, with the number of skilled students increasing from 15 and 13 moderately skilled students in Cycle I to 22 skilled and 9 moderately skilled students in Cycle II. Keywords: Differentiated Learning, Differentiated Process, Learning Outcomes. ABSTRAK Latar belakang penelitan ini yaitu rendahnya hasil belajar siswa yang diperoleh pada saat observasi awal dan wawancara dengan guru mata pelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII.5 SMP Negeri 2 Sungguminasa melalui strategi pembelajaran berdiferensiasi dengan melibatkan aspek diferensiasi proses. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas kelas VIII.5 SMP Negeri 2 Sungguminasa yang berjumlah 31 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes dan pengamatan melalui lembar observasi. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa hasil belajar matematika meningkat melalui pembelajaran berdiferensiasi pada siswa kelas kelas VIII.5 SMP Negeri 2 Sungguminasa. Hal ini dibuktikan oleh: (1) Meningkatnya rata-rata hasil belajar matematika pada aspek kognitif siswa yaitu 83,33 pada siklus I menjadi 93,75 pada siklus II; (2) Meningkatnya keaktifan siswa dari siklus I ke siklus II, yaitu pada siklus I 11 siswa yang aktif dan 12 siswa yang cukup aktif meningkat pada siklus II dimana siswa yang aktif menjadi 18 siswa dan siswa yang cukup aktif menjadi 13 siswa; (3) Meningkatnya hasil belajar matematika pada aspek siswa didik dari siklus I ke siklus II, yaitu pada siklus I siswa yang terampil berjumlah 15 orang dan siswa yang cukup terampil berjumlah 13 orang meningkat di siklus II dimana siswa yang terampil meningkat menjadi 22 orang dan siswa yang cukup terampil menjadi 9 orang. Kata Kunci: Pembelajaran Berdiferensiasi, Berdiferensiasi Proses, Hasil Belajar