ABSTRACTMental health challenges and drug addiction are intricate issues that demand a multifaceted approach. In Indonesia, the incidence of mental health disorders and substance abuse has been steadily increasing each year, creating profound effects on individuals, families, and the broader community. The Dhira Suman Trotoha Foundation, situated in Serang, Banten, stands out as a rehabilitation center dedicated to mental health recovery, drug addiction intervention, and addressing other critical concerns. The foundation provides holistic rehabilitation programs that encompass counseling, psychological therapy, and supportive activities aimed at restoring patients' overall well-being. This research seeks to examine the rehabilitation strategies employed by the foundation, with a specific focus on the treatment of schizophrenia—a persistent mental health condition that disrupts cognitive, emotional, and social functioning. Efforts to manage schizophrenia in Indonesia are met with considerable challenges, such as societal stigma and a scarcity of adequate rehabilitation facilities. This study aspires to gain a comprehensive understanding of the holistic rehabilitation methods utilized, assess the effectiveness of the programs, identify operational challenges, and evaluate their positive impacts on patients. The findings from this research are anticipated to inform the development of mental health policies and rehabilitation initiatives in Indonesia. Additionally, the study aims to foster greater public awareness about the necessity of compassionate and inclusive care for individuals living with mental health disorders. ABSTRAKMasalah kesehatan mental dan kecanduan narkoba merupakan isu kompleks yang membutuhkan penanganan komprehensif. Di Indonesia, prevalensi gangguan jiwa dan penyalahgunaan narkotika terus meningkat setiap tahunnya, berdampak signifikan pada individu, keluarga, dan masyarakat. Yayasan Dhira Suman Trotoha, yang berlokasi di Serang, Banten, telah menjadi salah satu pusat rehabilitasi yang berfokus pada pemulihan kesehatan mental, penanganan kecanduan narkoba, dan berbagai permasalahan serius lainnya. Yayasan ini menawarkan program rehabilitasi berbasis terapi holistik yang mencakup konseling, terapi psikologis, dan kegiatan pendukung untuk memulihkan kesehatan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati metode rehabilitasi yang diterapkan di yayasan tersebut, khususnya dalam menangani pasien skizofrenia—gangguan mental kronis yang memengaruhi fungsi kognitif, emosional, dan sosial. Penanganan skizofrenia di Indonesia menghadapi tantangan besar, termasuk stigma sosial dan keterbatasan fasilitas rehabilitasi. Melalui observasi ini, diharapkan diperoleh pemahaman mendalam mengenai pendekatan rehabilitasi holistik yang diterapkan, efektivitas program, tantangan operasional, serta dampak positif terhadap pasien. Hasil observasi diharapkan dapat menjadi acuan untuk pengembangan kebijakan kesehatan mental dan program rehabilitasi di Indonesia, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penanganan yang manusiawi dan komprehensif bagi penderita gangguan mental.