vadya syafa
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Orang Tua, Faktor Risiko, dan Strategi Intervensi Keterlambatan Bicara pada Anak Usia Dini: Studi Literatur vadya syafa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6118

Abstract

Keterlambatan bicara (speech delay) merupakan gangguan perkembangan yang umum terjadi pada anak usia dini, dengan prevalensi global sekitar 15% dan 5–8% di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran orang tua dalam stimulasi bahasa, mengidentifikasi faktor risiko multidimensi (biologis, lingkungan, dan sosio-kultural), serta mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis keluarga. Metode yang digunakan adalah tinjauan sistematis berdasarkan pedoman PRISMA dengan analisis 20 artikel terpilih dari Google Scholar, DOAJ, dan ScienceDirect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi responsif orang tua, pola asuh demokratis, dan pendampingan dalam penggunaan media digital signifikan meningkatkan perkembangan bahasa anak. Faktor risiko utama meliputi jenis kelamin laki-laki, kelahiran prematur, paparan gadget berlebihan, serta mitos budaya yang menunda intervensi. Intervensi berbasis keluarga seperti program Hanen dan pendekatan berbasis budaya (e.g., lagu daerah) terbukti efektif, terutama di daerah dengan akses terbatas ke terapi wicara. Penelitian ini menyoroti pentingnya pendekatan holistik yang melibatkan orang tua sebagai agen utama, dengan mempertimbangkan konteks sosio-kultural untuk optimalisasi hasil. Implikasi kebijakan mencakup edukasi orang tua, peningkatan akses layanan, dan pengembangan program intervensi yang berkelanjutan.