Pelaksanaan proyek pemantapan profil siswa Pancasila bermanfaat untuk membangun karakter siswa sesuai dengan dimensi profil siswa Pancasila salah satunya adalah kemandirian. Dalam pelaksanaan proyek pemantapan profil siswa Pancasila, karakter kemandirian siswa tentu tidak bisa tumbuh begitu saja, akan tetapi perlu adanya dorongan yang diberikan sehingga dapat membangun kemandirian tersebut dalam diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pelaksanaan dan hambatan pelaksanaan proyek pemantapan profil siswa Pancasila dalam membangun kemandirian siswa kelas I di SD Negeri 71 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif dengan pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan telaah dokumen. Sumber data yang digunakan untuk penelitian ini adalah kepala sekolah, wali kelas I, dan siswa kelas I. Penelitian ini menjelaskan tentang pelaksanaan P5 untuk membangun kemandirian siswa berdasarkan tahapan alur pelaksanaan P5. Untuk menguji keabsahan data menggunakan triangulasi dan menganalisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pelaksanaan proyek P5 telah terlaksana dengan baik sesuai dengan alur tahapan pelaksanaan proyek. Guru telah melaksanakan pelaksanaan proyek dengan menumbuhkan minat siswa terhadap proyek, beradaptasi dengan lingkungan sekitar, mengerjakan tugas sendiri, berani tampil di depan umum, mengungkapkan emosi, dan menindaklanjuti kelemahan diri. Melalui hal tersebut, siswa dapat menunjukkan perkembangan kemandiriannya sesuai dengan aspek profil siswa Pancasila.