Akmalu Millatina Putri
Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

LITERATUR REVIEW: PERAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI AKADEMIK ANAK Akmalu Millatina Putri; Muhamad Rifa’i Subhi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis dan menyeluruh literatur yang membahas peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar dan prestasi akademik anak. Dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR), analisis dilakukan terhadap sepuluh artikel jurnal yang dipublikasikan antara tahun 2021 hingga 2025 dalam basis data terindeks SINTA. Hasil kajian mengidentifikasi empat dimensi utama peran orang tua, yaitu sebagai pendidik, motivator, fasilitator, dan komunikator dalam proses pembelajaran anak. Pola asuh demokratis ditemukan sebagai pendekatan paling efektif dalam membentuk motivasi intrinsik dan self-concept akademik yang positif. Namun, efektivitas keterlibatan orang tua dipengaruhi oleh faktor internal seperti tingkat pendidikan dan kesejahteraan psikologis, serta faktor eksternal seperti latar belakang sosial ekonomi dan dukungan lembaga pendidikan. Pandemi COVID-19 mempercepat transformasi peran orang tua dari pendukung pasif menjadi kolaborator aktif dalam pembelajaran jarak jauh. Oleh karena itu, diperlukan kerangka kerja keterlibatan orang tua yang adaptif, berkelanjutan, dan menyeluruh, termasuk program pengembangan kapasitas dan strategi komunikasi multi-dimensi dengan pihak sekolah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keterlibatan orang tua merupakan determinan utama keberhasilan akademik anak dan merekomendasikan studi lanjutan untuk merancang model keterlibatan yang kontekstual, sensitif terhadap budaya lokal, dan mampu menjembatani kesenjangan pendidikan.