Adinda Ikmala Maulida
Universitas Muria Kudus

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI NILAI PERJUANGAN DALAM TOKOH RADEN AJENG KARTINI SEBAGAI PILAR KESETARAAN GENDER PADA ERA GLOBALISASI Adinda Ikmala Maulida; Seira Dikla Cristi; Bima Zuhda Ramadhan; Lutfha Nugraheni
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6565

Abstract

Penelitian ini membahas tentang implementasi nilai-nilai perjuangan tokoh RA. Kartini sebagai pilar penting dalam mewujudkan kesetaraan gender di era globalisasi. RA. Kartini merupakan tokoh emansipasi wanita Indonesia yang secara konsisten memperjuangkan hak-hak wanita atas pendidikan, kebebasan berpikir, dan kesempatan yang sama dalam berbagai aspek kehidupan. Nilai-nilai perjuangan RA. Kartini yang meliputi memperjuangkan kesetaraan gender, pendidikan, kemandirian dan keberanian, kepedulian sosial, serta keteguhan hati masih sangat relevan untuk diaktualisasikan. Tantangan dan peluang terus berkembang, wanita Indonesia dihadapkan pada kebutuhan untuk mampu bersaing secara global baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, maupun teknologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pendekatan ini mampu memberikan pemahaman tentang konteks nilai-nilai perjuangan RA. Kartini dan relevansinya dalam membangun kesadaran gender di lingkungan pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semangat RA. Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan gender di lingkungan pendidikan masih sangat kental terasa. Kartini telah menjadi dasar lahirnya berbagai kebijakan yang mendukung pemberdayaan perempuan, seperti pemerataan akses pendidikan dan partisipasi perempuan dalam kepemimpinan masyarakat. Namun, masih terdapat tantangan seperti perbedaan gender, ketimpangan sosial, dan diskriminasi yang perlu diatasi. Oleh karena itu, nilai-nilai RA. Kartini harus terus dijunjung tinggi, khususnya oleh generasi penerus dalam kehidupan bermasyarakat di tengah arus globalisasi.
Media MAJAKU Berbasis Kearifan Lokal sebagai Media Literasi Pemahaman Sintaksis Tataran Kalimat Majemuk Siswa SD Rani Setiawaty; Adinda Ikmala Maulida; Dela Putri Wijayanti; Viollyn Farma Dynata
Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2026): LEKSIKON: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/leksikon.v4i1.592

Abstract

Kemampuan menyusun kalimat majemuk merupakan salah satu aspek penting dalam keterampilan menulis siswa sekolah dasar, namun masih banyak siswa kelas V yang mengalami kesulitan dalam memahami struktur kalimat, penggunaan konjungsi, dan hubungan antarklausa. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya media pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran flipbook MAJAKU berbasis kearifan lokal Kudus guna meningkatkan kemampuan sintaksis siswa kelas V sekolah dasar pada tataran kalimat majemuk. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Borg and Gall yang disederhanakan menjadi tiga tahap, yaitu penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, serta pengembangan produk awal. Instrumen penelitian berupa angket validasi ahli media dan ahli materi serta angket respons guru dan siswa, dengan subjek penelitian melibatkan guru dan siswa kelas V sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flipbook MAJAKU dinyatakan sangat layak digunakan, dengan rata-rata skor kelayakan dari ahli media sebesar 91,4% dan rata-rata skor respons siswa sebesar 88,96%, yang keduanya berada pada kategori sangat layak. Hasil tersebut membuktikan bahwa media MAJAKU efektif dalam mendukung peningkatan kemampuan sintaksis siswa, khususnya dalam menyusun kalimat majemuk, karena memadukan materi linguistik dengan konteks budaya lokal yang dekat dengan kehidupan siswa. Dengan demikian, media MAJAKU dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan efektif dalam pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar.