Maryunani Ita Pratama
universitas muhammadiyah mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN GURU KELAS SEBAGAI FASILITATOR DALAM MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT SISWA MI: TINJAUAN KONSEPTUAL DAN PRAKTIS mar'atun Nisa; Helma Malini; Maryunani Ita Pratama; Nurbaiti Pratiwi; Muhammad Aziz; Baiq Ida Astini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6891

Abstract

Berdasarkan tinjauan sistematis terhadap literatur yang diperoleh dari database Scispace dan Elicit, dengan sumber dari Google Scholar, DOAJ, dan Scopus untuk publikasi tahun 2015–2025, ditemukan bahwa peran guru kelas sebagai fasilitator dalam mengembangkan minat dan bakat siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) sangat krusial dan bersifat multidimensional. Guru kelas tidak hanya berfungsi sebagai penyampai materi pembelajaran, tetapi juga sebagai mediator yang mampu mengenali serta merangsang potensi individu siswa melalui pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada siswa serta penerapan teknologi pendidikan dan asesmen formatif secara berkelanjutan. Implementasi metode pembelajaran yang berbeda sesuai kebutuhan siswa dan keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan berbagai kemampuan akademik dan non-akademik secara optimal. Selain itu, peningkatan profesionalisme guru melalui pelatihan berkelanjutan dan kolaborasi antarpendidik memperkuat kemampuan guru dalam memenuhi kebutuhan belajar siswa secara individual. Sinergi antara guru, sekolah, dan orang tua juga terbukti dapat memperkuat lingkungan belajar yang mendukung pengembangan minat dan bakat siswa. Namun, beberapa penelitian mengidentifikasi kendala seperti keterbatasan akses teknologi, waktu pelatihan yang terbatas, dan komunikasi yang belum maksimal antara guru dan orang tua, yang berpotensi menghambat efektivitas peran guru sebagai fasilitator. Oleh karena itu, dibutuhkan peningkatan sistem pendukung dan kebijakan yang memadai untuk mengoptimalkan peran strategis guru kelas dalam pengembangan potensi siswa MI secara komprehensif.