Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan Pendekatan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) Terhadap Hasil Belajar Materi Penjumlahan Bilangan Cacah Sampai 100 Pada Siswa Kelas III SD GMIT Oepura. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan Pre-Experimental, desain penelitian One group pretest-posttest. Sedangkan pengambilan sampel dengan teknik sampling purposive, karena populasi dalam penelitian ini ditentukan dengan pertimbangan tertentu. Penelitian ini menggunakan 1 kelompok yaitu kelas IIIA berjumlah 24 peserta didik sebagai kelas ekperimen. Variabel penelitian ini terdiri dari variabel bebas yaitu Pendekatan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) sedangkan variabel terikat yaitu hasil belajar Matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik yakni uji normalitas, uji homogenitas, uji linearitas, dan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan pendekatan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) terhadap hasil belajar materi penjumlahan bilangan cacah sampai 100 pada siswa kelas III. Hal ini dapat dilihat dari hasil posttest kelas III memiliki nilai rata-rata 80.95. Hasil ini dilihat juga dari perhitungan hipotesis dengan menggunakan uji-t terhadap kelas eksperimen dengan hasil yang diperoleh, thitung = 15.175. apabila dikonsultasikan ttabel dengan df 20 pada taraf signifikan 5% yaitu 0.432 dengan demikian thitung ttabel (15.175, 0.432) yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak, yaitu terdapat pengaruh penggunaan pendekatan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) terhadap hasil belajar materi penjumlahan bilangan cacah sampai 100 pada siswa kelas III SD GMIT Oepura. Kata Kunci: Pendekatan PMRI, Hasil Belajar