Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN KEPRIBADIAN DENGAN DISCREPANCY MODEL DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB TANJUNG PATI Muhammad Raihan; Wido Cepaka Warih
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pembinaan kepribadian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tanjung Pati dengan menggunakan model evaluasi Discrepancy oleh Malcolm M. Provus. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pembinaan kepribadian narapidana dalam mendukung proses rehabilitasi dan reintegrasi sosial pasca-pemidanaan, serta belum optimalnya pelaksanaan program yang ada akibat berbagai kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta tidak adanya mekanisme evaluasi yang sistematis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Informan dalam penelitian ini terdiri dari petugas pembinaan, dan narapidana yang mengikuti program kepribadian. Analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara standar yang ditetapkan dengan pelaksanaan program, khususnya pada aspek desain program, operasionalisasi, proses pelaksanaan, dan hasil akhir. Beberapa hambatan utama yang ditemukan antara lain adalah tidak adanya SOP tertulis, ketidakberaturan jadwal kegiatan dengan waktu kunjungan, penggunaan fasilitas yang tidak representatif, serta keterbatasan tenaga pengajar yang profesional. Temuan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembinaan kepribadian belum sepenuhnya berjalan sesuai harapan. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam perencanaan, penguatan regulasi, serta pengalokasian sumber daya yang lebih tepat agar tujuan pembinaan kepribadian sebagai bagian dari sistem pemasyarakatan dapat tercapai secara optimal.
EVALUASI PROGRAM PEMBINAAN KEPRIBADIAN NARAPIDANA DI LAPAS KELAS IIB CILACAP, MODEL EVALUASI WILLIAM N. DUNN Herdiansyah Tri Atmoko; Wido Cepaka Warih
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8164

Abstract

enelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembinaan kepribadian narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Cilacap menggunakan model evaluasi William N. Dunn yang meliputi dimensi efektivitas, efisiensi, kecukupan, perataan, responsivitas, dan ketepatan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan kepribadian telah memberikan dampak positif terutama pada aspek spiritual narapidana melalui kegiatan pengajian Al Qur’an, pembinaan bersama Kementerian Agama, dan upacara bendera. Namun, pelaksanaan program belum optimal karena masih terdapat berbagai hambatan seperti keterbatasan fasilitas, minimnya tenaga pembina, materi pembinaan yang terlalu umum, serta belum adanya mekanisme partisipasi aktif narapidana. Disparitas akses dan keterlibatan narapidana juga menjadi kendala dalam pemerataan manfaat program. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan pendekatan pembinaan yang lebih personal dan partisipatif, pemerataan akses, peningkatan sarana dan tenaga pembina, serta diversifikasi materi pembinaan agar tujuan rehabilitasi dan reintegrasi sosial narapidana dapat tercapai secara maksimal.
Model Outcome-Based Evaluation Pada Program Rehabilitasi Sosial Narapidana Narkotika Di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Tanjung Pinang Yeremia Zalukhu; Wido Cepaka Warih
GUIDING WORLD (BIMBINGAN DAN KONSELING) Vol 8 No 2 (2025): Guiding World: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gw.v8i2.3542

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program rehabilitasi sosial bagi narapidana narkotika di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Tanjung Pinang menggunakan model Outcome-Based Evaluation (OBE). Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya evaluasi berbasis hasil untuk meningkatkan efektivitas program rehabilitasi sosial, mengingat tantangan dalam reintegrasi sosial narapidana pasca-pembebasan. Rumusan masalah yang diajukan adalah bagaimana evaluasi program rehabilitasi sosial menggunakan model OBE dan faktor penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan narapidana, petugas pemasyarakatan, dan konselor adiksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program rehabilitasi sosial di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjung Pinang berhasil memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan sosial dan mental narapidana, meskipun terdapat beberapa kendala terkait dengan keterbatasan sumber daya dan fasilitas. Kesimpulannya, penerapan model OBE memberikan gambaran yang jelas mengenai keberhasilan dan tantangan dalam program rehabilitasi sosial, dan disarankan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, fasilitas, serta dukungan pasca-rehabilitasi untuk mencapai hasil yang lebih optimal.