haspina
Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pengujian Pengendalian Dan Pengujian Substantif Terhadap Risiko Salah Saji Pelaporan Keuangan Pada Perusahaan Darmi Patulak; haspina; deswita nuraidha s; harun al rasyid
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8303

Abstract

Tujuan Utama: Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis secara empiris dampak Pengujian Pengendalian dan Pengujian Substantif baik secara terpisah maupun bersamaan terhadap Risiko Salah Saji Pelaporan Keuangan di Perusahaan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan cara mengumpulkan, menganalisis, dan mengevaluasi berbagai referensi yang relevan mengenai pengujian pengendalian, pengujian substantif, serta risiko salah saji dalam laporan keuangan perusahaan. Temuan Utama: Penelitian ini menemukan bahwa pengujian pengendalian dan pengujian substantif berpengaruh negatif serta signifikan terhadap risiko salah saji laporan keuangan. Pengujian pengendalian efektif dalam menilai kelemahan sistem akuntansi dan pencatatan, sementara pengujian substantif mampu mendeteksi salah saji yang bersifat kesalahan maupun kecurangan. Secara simultan, kombinasi keduanya terbukti memberikan hasil paling optimal dalam menekan risiko salah saji material serta meningkatkan reliabilitas laporan keuangan perusahaan. Implikasi Teori dan jadi Kebijakan: Temuan penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pengujian pengendalian dan substantif adalah strategi audit berbasis risiko yang efektif untuk menekan salah saji material, sekaligus memperkuat literatur tentang peran sinergis kedua prosedur tersebut dalam meningkatkan kualitas informasi keuangan. Dari sisi kebijakan, hasil ini mendorong auditor dan regulator untuk merumuskan standar audit yang menyeimbangkan evaluasi kontrol internal dan prosedur substantif agar laporan keuangan lebih andal dan kredibel. Keterbaruan Penelitian: Kebaruan penelitian ini adalah penekanan pentingnya penggabungan pengujian pengendalian dan substantif untuk meningkatkan keyakinan atas kewajaran laporan keuangan dibanding menggunakan salah satu saja.
Audit Kas dalam Perspektif Manajemen Risiko: Analisis Faktor Fraud dan Human Error pada Entitas Bisnis di Indonesia Darmi Patulak; Haspina; Deswita Nuraidha S; Harun Al Rasyid; Fina Ruzika Zaimar
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9435

Abstract

This study aims to analyze cash audits from a risk management perspective by highlighting fraud and human error factors within business entities in Indonesia. Cash is the most liquid asset and the most vulnerable to misuse, thus requiring a strong internal control system to ensure the reliability of financial reporting. This research employs a literature review by gathering relevant previous studies related to cash audits, risk management, fraud, and human error. The findings show that fraud risks often arise due to weak segregation of duties, inadequate supervision, and the continued use of manual recording systems. Meanwhile, human error is triggered by limited understanding of procedures, high workloads, and insufficient competency in using accounting technology. Risk-based cash audits supported by regular reconciliations, layered authorization, and digital systems are proven effective in minimizing cash irregularities. In addition, surprise audits and whistleblowing systems strengthen early detection of fraud. This study concludes that integrating risk management, improving human resource competence, and modernizing audit systems are key to preventing fraud and human error, while enhancing the financial integrity of business entities.