Lusiana Veronika
Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBELAJARAN PRAKTIS SHALAT JENAZAH DAN TAJWID AL-QUR’AN: IMPLEMENTASI PENDIDIKAN BERKUALITAS OLEH MAHASISWA KKN MELALUI MDA Mutia Fajrah; Gustina Erlianti; Lusiana Veronika; Trio Aldinata; Lidiya Maylisca; Mifthaul Khairat
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.8444

Abstract

Pembelajaran praktik ibadah seperti shalat jenazah dan tajwid Al-Qur’an merupakan bagian integral dari pendidikan agama Islam yang bertujuan membentuk karakter religius sejak usia dini. Dalam konteks pendidikan nonformal, Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) memiliki peran strategis sebagai lembaga pembinaan dasar keagamaan. Melalui pelibatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), transfer ilmu agama dapat dilakukan secara lebih efektif, inovatif, dan kontekstual. Mahasiswa KKN dapat menjembatani teori pendidikan Islam yang diperoleh di perguruan tinggi dengan praktik langsung di tengah masyarakat. Program pengajaran praktik shalat jenazah membantu siswa memahami tata cara, bacaan, serta makna dari ibadah tersebut, yang sering kali kurang dikuasai karena minimnya praktik langsung. Sementara itu, pembelajaran tajwid Al-Qur’an memberikan dasar kuat dalam membaca Al-Qur’an secara benar, sesuai dengan kaidah-kaidah pelafalan huruf dan hukum bacaan yang berlaku. Implementasi pembelajaran ini memanfaatkan pendekatan partisipatif dan metode demonstratif yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman peserta didik MDA. Dengan demikian, kegiatan mahasiswa KKN tidak hanya menjadi sarana pengabdian masyarakat, tetapi juga kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan agama. Selain itu, integrasi antara teori dan praktik dalam proses pembelajaran memperkuat relevansi peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam masyarakat. Hasilnya, peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang lebih aplikatif dan bermakna, sejalan dengan tujuan pendidikan Islam yang holistik dan transformatif.