Rachmi suni merlia
Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI EDUPRENEURSHIP BERBASIS PROYEK KERAJINAN TANGAN UNTUK PENGUATAN KREATIVITAS DAN KEMANDIRIAN SISWA SD Rachmi suni merlia; Joko daryanto; Deni zein
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi edupreneurship berbasis proyek kerajinan tangan dalam upaya menguatkan kreativitas dan kemandirian siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya penanaman jiwa kewirausahaan sejak dini melalui pembelajaran yang kontekstual, kreatif, dan bermakna. Kegiatan edupreneurship dipandang sebagai sarana efektif untuk mengintegrasikan nilai-nilai kemandirian, tanggung jawab, serta kemampuan berpikir kreatif melalui aktivitas praktik langsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa SDN Wadas II yang terlibat dalam kegiatan proyek pembuatan kerajinan tangan dari bahan sederhana. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi edupreneurship berbasis proyek mampu menumbuhkan kreativitas dan kemandirian siswa secara signifikan. Siswa terlibat aktif dalam setiap tahap pembelajaran, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi produk. Mereka menunjukkan kemampuan berpikir kritis, kerja sama, dan tanggung jawab terhadap hasil karya yang dibuat. Guru berperan sebagai fasilitator yang memberikan bimbingan dan ruang bagi siswa untuk berinovasi. Kesimpulannya, pembelajaran edupreneurship berbasis proyek kerajinan tangan efektif dalam memperkuat karakter kreatif dan mandiri siswa sekolah dasar. Model ini dapat dijadikan alternatif pembelajaran kontekstual yang relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21 serta mendukung pembentukan jiwa wirausaha sejak dini