Ridho Rahmatullah
Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

TAFSIR SAYYID QUṬB DALAM PERSPEKTIF KONTEKSTUAL: REKONSTRUKSI MAKNA DAN IMPLIKASI SOSIALNYA Siti Nurlaila; Yeni Andriyani; Ridho Rahmatullah; Muhammad Nikola Shidqi; Andi Rosa
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9446

Abstract

This study examines the construction of the meaning of justice in Sayyid Quṭb's interpretation through his monumental work, Fī Ẓilāl al-Qur'ān, and its implications for contemporary socio-political dynamics. Departing from Quṭb's unique interpretation, which combines literary, spiritual, and movement-oriented (ḥarakī) dimensions, this study analyzes how the concept of justice is reconstructed as a fundamental principle in building a society based on divine ḥākimiyyah. Using qualitative methods based on literature and a hermeneutic approach, this study examines Quṭb's interpretation of several key verses on justice, such as QS. an-Nisā’ [4]: 58, 135; QS. al-Mā’idah [5]: 8; and QS. al-Ḥujurāt [49]: 9, to see how the concept of justice is formulated as a demand of faith and an instrument of social change. The results of this study indicate that Quṭb read verses on justice thematically and critically, linking them to a critique of modern socio-political structures, which he considered a new form of ignorance (jahiliyyah). His interpretation has broad implications for shaping modern Islamic political discourse, particularly regarding moral awareness, the concept of the ideal state, and demands for transformative justice. Thus, Sayyid Quṭb's interpretation not only offers a textual reading of the Qur'an but also presents a socio-political paradigm that continues to influence contemporary Islamic movements.
Analisis Tafsir Ilmi Terhadap Ayat-Ayat Pergerakan Matahari dan Bulan: Perspektif Astronomi dan Hermeneutika Qur’ani Siti Muliya Septiani Turaedi; Muthoharoh Muthoharoh; Ridho Rahmatullah; Alya Afifa Azra Daulay; Andi Rosa
KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin Vol. 16 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Institut Al Fithrah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36781/kaca.v16i1.1046

Abstract

Penelitian ini mengkaji tafsir ilmi atas ayat-ayat Al-Qur’an yang membahas pergerakan matahari dan bulan dengan memadukan perspektif astronomi modern dan hermeneutika Qur’ani. Tujuannya adalah untuk memahami korelasi antara wahyu dan temuan ilmiah kontemporer serta menggali makna mendalam dari ayat-ayat kauniyah dalam Al-Qur’an. Metode penelitian menggunakan pendekatan tafsir ilmi yang mengintegrasikan analisis tekstual, data astronomi terkini, dan kajian hermeneutis untuk menafsirkan ayat-ayat terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat tersebut selaras dengan prinsip astronomi modern seperti orbit matahari yang dinamis, fase bulan yang teratur, serta keteraturan dan presisi gerak benda langit. Studi ini juga membahas kritik epistemologis terhadap tafsir ilmi, menekankan perlunya keseimbangan antara wahyu dan ilmu, serta kesadaran terhadap keterbatasan ilmu pengetahuan. Sintesis tafsir ilmi menegaskan bahwa integrasi antara wahyu dan ilmu merupakan pendekatan yang relevan dan konstruktif dalam memahami Al-Qur’an secara holistik. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan studi Al-Qur’an yang responsif terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan memperkaya dialog antara agama dan sains.