Salah satu capaian pembelajaran penting dalam Pendidikan Pancasila kelas rendah adalah kemampuan siswa mengidentifikasi dan menerapkan hak serta kewajiban sebagai anggota keluarga dan warga sekolah. Di kelas 3A SD Negeri Ngurensiti 01, siswa menghadapi kesulitan memahami materi hak dan kewajiban. Sebagian besar siswa mengalami kebingungan dalam membedakan antara hak dan kewajiban, baik di rumah maupun di sekolah. Siswa seringkali mencampurkan kedua konsep tersebut, sehingga pemahaman mereka belum optimal. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) untuk menganalisis pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas 3 SD Negeri Ngurensiti 01. PTK merupakan metode yang sangat berguna bagi pendidik karena membantu mengidentifikasi dan mengatasi masalah pembelajaran secara langsung di kelas. Berdasarkan hasil implementasi dan analisis data, media pembelajaran digital Wordwall terbukti lebih baik secara menyeluruh dalam mencapai tujuan pembelajaran materi hak dan kewajiban. Keunggulan Wordwall dalam menciptakan distribusi nilai yang lebih merata dibandingkan media konkret membuktikan bahwa media digital mampu memastikan seluruh siswa mencapai standar pemahaman minimal yang baik. Rekomendasi terbaik adalah menggunakan pendekatan blended learning, dimana media konkret digunakan pada tahap awal untuk membangun pemahaman dasar melalui pengalaman manipulatif langsung. Kemudian dilanjutkan dengan media digital Wordwall untuk penguatan, pengulangan intensif, dan evaluasi pemahaman siswa secara lebih mendalam, efisien, dan menyenangkan guna mencapai hasil pembelajaran optimal dan merata bagi seluruh siswa. Kata Kunci: Kelas 3, Hak dan Kewajiban, Media Pembelajaran