Nia Okta Reza
Universitas PGRI Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI DAN PERAN PENDIDIK DALAM MEMBANGUN KECERDASAN MORAL SISWA DI SEKOLAH DASAR MELALUI PEMBELAJARAN PKN: LANGKAH DAN PERAN GURU DALAM MEMBANGUN MORAL SISWA Nia Okta Reza; Siti Maisaroh
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Progress
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9719

Abstract

Kecerdasan moral merupakan aspek fundamental dalam pembentukan karakter siswa sekolah dasar yang berperan penting dalam menumbuhkan perilaku positif, sikap beretika, dan kepatuhan pada norma sosial. Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) memiliki kontribusi strategis dalam menanamkan nilai moral sejak usia dini. Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kecerdasan moral siswa sejak dini, khususnya pada tingkat sekolah dasar. Melalui pembelajaran PKN, siswa tidak hanya mendapat pengetahuan mengenai hak dan kewajiban warga negara, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, toleransi, dan gotong royong. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran serta peran guru dalam mengembangkan kecerdasan moral siswa melalui pembelajaran PKn di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi serta peran guru didalam mengintegrasikan nilai-nilai moral ke dalam pembelajaran PKn secara efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi, seperti keteladanan, pembiasaan, metode diskusi moral, pembelajaran berbasis nilai, serta penegakan disiplin yang humanis. Peran guru sebagai pendidik, motivator, fasilitator, dan teladan terbukti mampu memperkuat karakter moral siswa, termasuk sikap tanggung jawab, kejujuran, disiplin, dan empati. Dengan demikian, pembelajaran PKn dapat menjadi wahana efektif dalam membangun kecerdasan moral siswa jika didukung oleh perencanaan pembelajaran yang tepat dan komitmen guru dalam pelaksanaannya. Metode penulisan menggunakan deskriptif kualitatif terhadap berbagai sumber teoretis dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa guru memiliki peran sebagai pendidik, fasilitator, motivator, dan teladan dalam membangun kecerdasan moral siswa. Strategi yang efektif meliputi pembelajaran berbasis nilai, pembiasaan, keteladanan, pendekatan kontekstual, metode diskusi moral, dan pembelajaran berbasis proyek. Dengan penerapan strategi yang tepat, pembelajaran PKn dapat meningkatkan kesadaran moral, kemampuan mengambil keputusan moral, serta perilaku prososial siswa. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pendidik dalam mengoptimalkan pembentukan karakter melalui pembelajaran PKn.