Jelsy Anjelina
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EKSPLORASI JENIS-JENIS BELAJAR ANAK SEKOLAH DASAR BERDASARKAN KONTEKS SOSIAL DAN TEKNOLOGIS Jelsy Anjelina; Ichsan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9884

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan dinamika sosial telah membentuk pola belajar baru pada siswa sekolah dasar yang tidak lagi terbatas pada interaksi tatap muka, tetapi juga melibatkan media dan lingkungan virtual. Kondisi ini memunculkan variasi jenis belajar yang semakin beragam, mulai dari belajar sosial melalui interaksi sebaya hingga belajar berbasis teknologi seperti multimedia interaktif dan game edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan memetakan jenis-jenis belajar anak sekolah dasar dalam konteks sosial dan teknologis serta mengidentifikasi implikasi pedagogisnya. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) melalui penelusuran jurnal nasional dan internasional terindeks pada rentang 2015–2025 menggunakan Google Scholar dan Scopus. Tahapan penelitian meliputi identifikasi, seleksi, penilaian kualitas, analisis tematik, dan sintesis data. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam konteks sosial, jenis belajar dominan mencakup pembelajaran kolaboratif, observasional, dan interaksi sebaya yang berkontribusi pada penguatan kognitif dan sosial-emosional. Dalam konteks teknologi, muncul bentuk belajar seperti game-based learning, self-paced learning, dan multimedia-based learning yang meningkatkan motivasi dan pemahaman konsep. Integrasi keduanya melahirkan pembelajaran hybrid dengan ragam jenis belajar kolaboratif-digital, reflektif-digital, eksploratif-inquiry, dan multimodal-integratif. Temuan ini menegaskan bahwa jenis belajar anak SD bersifat dinamis dan menuntut strategi pengajaran adaptif yang memadukan interaksi sosial dan teknologi secara seimbang.