hanif arya
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Guru dalam menangani Keterlambatan Pemahaman Siswa Kelas V D terhadap Mata Pelajaran Matematika di Sekolah Dasar Islam Al Chusnaini Sidoarjo hanif arya
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10212

Abstract

Keterlambatan pemahaman pada siswa sekolah dasar merupakan salah satu tantangan serius dalam dunia pendidikan dasar yang dapat menghambat proses pembelajaran secara optimal. Kondisi ini tidak hanya memengaruhi pencapaian akademik jangka pendek, tetapi juga berdampak terhadap perkembangan sosial-emosional dan motivasi belajar siswa dalam jangka panjang. Keterlambatan pemahaman sering kali tidak terdeteksi sejak dini karena minimnya evaluasi formatif dan komunikasi intensif antara guru dan orang tua. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi secara dini berbagai faktor penyebab keterlambatan pemahaman serta mendeskripsikan strategi penanganan yang dilakukan oleh guru di lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi kelas, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap guru dan siswa kelas V di salah satu sekolah dasar negeri. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan pemahaman siswa dipengaruhi oleh faktor internal, seperti kemampuan kognitif, motivasi belajar, dan kondisi psikologis, serta faktor eksternal, seperti metode pengajaran yang kurang variatif, lingkungan belajar yang kurang kondusif, dan minimnya keterlibatan orang tua. Upaya identifikasi dini dilakukan melalui evaluasi formatif rutin, pengamatan perilaku belajar siswa, serta komunikasi intensif dengan orang tua. Adapun strategi penanganan yang efektif meliputi pembelajaran remedial terstruktur, penggunaan media interaktif berbasis teknologi, dan pendekatan individual. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan dalam mengatasi keterlambatan pemahaman sangat bergantung pada kolaborasi aktif antara guru, sekolah, dan orang tua dalam membangun sistem deteksi serta intervensi yang berkelanjutan