Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS RASIO KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN: STUDI PADA PT INDOFOOD SUKSES MAKMUR TBK (INDF) / ICBP Diana Enjelika Nainggolan; Ester Adelia Manalu; Yosua Sihaloho; Hamonangan Siallagan
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.10224

Abstract

This study aims to analyze the financial performance of PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) and/or PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) using a financial ratio analysis approach. Financial performance is an important aspect in assessing a company’s ability to manage resources, fulfill obligations, and create value for stakeholders. This research employs a quantitative approach with a descriptive analytical method. The data used are secondary data obtained from audited and officially published annual and consolidated financial statements for the period 2021–2024. The data analysis technique applied is financial ratio analysis, which includes liquidity, solvency, activity, and profitability ratios. The results indicate that the financial performance of PT Indofood Sukses Makmur Tbk during the research period is relatively good and stable. Liquidity ratios show the company’s ability to meet short-term obligations, solvency ratios reflect a sound capital structure with controlled financial risk, activity ratios indicate efficiency in asset utilization and inventory management, and profitability ratios demonstrate the company’s consistent ability to generate profits. Therefore, financial ratio analysis proves to be an effective tool for evaluating corporate financial performance and can serve as a basis for managerial and investment decision-making.
TEORI REGULASI AKUNTANSI: TEORI KEPENTINGAN PUBLIK, TEORI CAPTURE, DAN POLITICIAL ECONOMY OF ACCOUNTING Hicca Maria Gandi Putri Aruan; Diana Enjelika Nainggolan; Ester Adelia Manalu; Fridawati Silaban; Yosua Sihaloho
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 3 (2026): Inpress Vol. 9 No. 3 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i3.61381

Abstract

Regulasi akuntansi memiliki peran penting dalam memastikan kualitas informasi keuangan yang disajikan oleh perusahaan agar relevan, transparan, dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi akuntansi melalui perspektif Public Interest Theory, Capture Theory, dan Political Economy of Accounting serta melihat penerapannya dalam praktik pelaporan keuangan perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi literatur (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber sekunder seperti buku, jurnal ilmiah, standar akuntansi, dokumen perusahaan, serta literatur yang berkaitan dengan teori regulasi akuntansi. Hasil kajian menunjukkan bahwa regulasi akuntansi berfungsi sebagai instrumen untuk meningkatkan transparansi, mengurangi asimetri informasi, dan melindungi kepentingan pengguna laporan keuangan. Berdasarkan perspektif Public Interest Theory, regulasi dibentuk untuk menciptakan manfaat bagi masyarakat melalui penyediaan informasi keuangan yang berkualitas. Sementara itu, Capture Theory menunjukkan adanya potensi pengaruh kelompok tertentu terhadap proses pembentukan dan penerapan regulasi, sehingga independensi regulator menjadi faktor penting. Political Economy of Accounting menjelaskan bahwa praktik akuntansi tidak hanya dipengaruhi oleh aspek teknis, tetapi juga oleh faktor sosial, ekonomi, dan politik. Analisis studi kasus PT Waskita Karya Tbk menunjukkan bahwa efektivitas regulasi akuntansi sangat bergantung pada kualitas pengawasan, kepatuhan perusahaan, serta transparansi dalam penyajian laporan keuangan. Dengan demikian, regulasi akuntansi menjadi elemen penting dalam menjaga kredibilitas pelaporan keuangan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap sistem ekonomi.