Fauzan Nafis Firdaus
Universitas Pamulang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN DEEP LEARNING PADA MUATAN PENDIDIKAN PANCASILA BERBANTUAN MEDIA WORDWALL GUNA MENINGKATKAN KEMAPUAN BERPIKIR KRITIS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SD NEGERI PAMULANG 01 Fauzan Nafis Firdaus
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10935

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir kritis sebagai dasar pembentukan karakter dan kesadaran kewarganegaraan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran mendalam yang dibantu media Wordwall dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada hasil belajar siswa kelas lima di SD Negeri Pamulang 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental dalam bentuk desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran mendalam yang dibantu media Wordwall dan kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis dan tes hasil belajar Pendidikan Pancasila yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik inferensial melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t untuk menentukan perbedaan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam yang dibantu media Wordwall memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Siswa di kelas eksperimen menunjukkan kemampuan analitis, evaluasi, dan penalaran yang lebih baik dibandingkan siswa di kelas kontrol. Lebih lanjut, penggunaan Wordwall dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi pendekatan pembelajaran mendalam dan media Wordwall efektif dalam menciptakan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang bermakna, kontekstual, dan berpusat pada siswa, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
PENGARUH PEMBELAJARAN DEEP LEARNING TERHADAP DIMENSI PROFIL PELAJAR BERPIKIR KRITIS DALAM MUATAN MATEMATIKA SD MATERI OPERASI HITUNG PEMBAGIAN BERBANTUAN AI Aulia Usman; Luqman Rohmad Maghribi; Fauzan Nafis Firdaus; Darul Mutakin; Pipit Novita
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomor 03, September 2026 Verified
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.58937

Abstract

This study examines the effect of deep learning approaches assisted by Artificial Intelligence (AI) on the critical thinking dimension of graduate profiles in elementary school mathematics, specifically on division operations. Using a quasi-experimental design with pretest-posttest control group, the study involved grade IV students as subjects. Data were collected through critical thinking tests validated through expert judgment and empirical trials. Reliability was tested using Cronbach's Alpha, yielding a coefficient of 0.817 (high category). Inferential analysis employed the Independent Sample T-Test following normality (Shapiro-Wilk) and homogeneity (Levene) tests. Results indicate a significant difference in posttest scores between the experimental group (deep learning with AI) and the control group (conventional). Students in the experimental class demonstrated higher ability to analyze, evaluate, infer, and communicate mathematical reasoning. AI-assisted deep learning positively influenced student engagement, motivation, and eco-digital literacy competence, supporting the formation of the Pancasila Student Profile, particularly critical thinking, independence, and reflective learning. These findings confirm that integrating AI technology in elementary mathematics effectively promotes higher-order thinking skills aligned with 21st-century education demands.