Pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir kritis sebagai dasar pembentukan karakter dan kesadaran kewarganegaraan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran mendalam yang dibantu media Wordwall dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada hasil belajar siswa kelas lima di SD Negeri Pamulang 01. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimental dalam bentuk desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Subjek penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran mendalam yang dibantu media Wordwall dan kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis dan tes hasil belajar Pendidikan Pancasila yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik inferensial melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji t untuk menentukan perbedaan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam yang dibantu media Wordwall memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Siswa di kelas eksperimen menunjukkan kemampuan analitis, evaluasi, dan penalaran yang lebih baik dibandingkan siswa di kelas kontrol. Lebih lanjut, penggunaan Wordwall dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi pendekatan pembelajaran mendalam dan media Wordwall efektif dalam menciptakan pembelajaran Pendidikan Pancasila yang bermakna, kontekstual, dan berpusat pada siswa, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Copyrights © 2025