Penanaman Nilai-Nilai Pancasila pada Peserta Didik Kelas I Sekolah Dasar merupakan fondasi penting pembentukan karakter, namun pelaksanaannya masih menghadapi beragam hambatan di lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk-bentuk tantangan yang dialami guru dalam menginternalisasikan nilai Pancasila kepada siswa kelas I, menelaah faktor-faktor penyebabnya, serta menyusun rekomendasi strategis untuk penguatan pendidikan nilai. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis deskriptif, dilaksanakan di SDN 1 Karanganyar dengan responden guru dan siswa kelas I. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disusun menggunakan skala penilaian terhadap beberapa indikator, yaitu sikap religius, toleransi dan gotong royong, disiplin dan tanggung jawab, serta kesantunan dalam interaksi sehari-hari. Data kemudian dianalisis menggunakan persentase dan skor rata-rata untuk menggambarkan kecenderungan setiap indikator. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa indikator sikap religius berada pada kategori lemah, sedangkan sikap toleransi dan gotong royong, disiplin dan tanggung jawab, serta kesopanan siswa tergolong kuat hingga cukup kuat. Temuan ini menunjukkan bahwa latar belakang sosial dan budaya keluarga serta lingkungan sekitar sangat memengaruhi keberhasilan guru dalam menanamkan nilai Pancasila, terutama pada aspek religiusitas. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang sinergis antara guru, orang tua, dan masyarakat, disertai pengembangan variasi metode dan media pembelajaran yang kontekstual dan menarik untuk memperkuat internalisasi Nilai-Nilai Pancasila pada Siswa Sekolah Dasar.