Hipertensi adalah masalah kesehatan di dunia dan Indonesia karena terkait penyakit kardiovaskular dan stroke. Rebusan Daun sirsak (Annona muricata Linn) diketahui dapat menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh rebusan daun sirsak terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik lansia hipertensi di Desa Senggotan. Penelitian kuasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest satu kelompok pada 23 lansia hipertensi melalui purposive sampling. Responden mengonsumsi 150 ml rebusan daun sirsak segar sekali sehari selama tujuh hari. Tekanan darah diukur menggunakan sphygmomanometer digital, sebelum dan sesudah intervensi. Analisis menggunakan uji t berpasangan untuk tekanan darah sistolik yang terdistribusi normal dan uji Wilcoxon untuk tekanan darah diastolik yang tidak terdistribusi normal. Tekanan darah sistolik rata-rata menurun secara signifikan dari 166,22 ± 8,63 mmHg pada awal penelitian menjadi 154,13 ± 9,26 mmHg setelah intervensi (p < 0,001). Demikian pula, tekanan darah diastolik median menurun dari 94 mmHg (90–108) menjadi 88 mmHg (79–99) dengan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,001). Konsumsi rebusan daun sirsak setiap hari selama satu minggu dapat menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Kesimpulan: Rebusan daun sirsak efektif menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia hipertensi