Angga Febriantoro
Program Studi Industri Perjalanan Wisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERSEPSI DAN MOTIVASI WISATAWAN IRAN YANG BERKUNJUNG KE BALI Angga Febriantoro; I Ketut Suwena; Putu Agus Wikanatha Sagita
Jurnal IPTA (Industri Perjalanan Wisata) Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal IPTA (July 2025)
Publisher : Department of Tour and Travel Studies, Faculty of Tourism, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/IPTA.2025.v13.i01.p17

Abstract

Bali merupakan salah satu destinasi wisata paling populer di Indonesia bagi wisatawan Iran, di mana Iran termasuk dalam lima besar negara Timur Tengah dengan jumlah kunjungan tertinggi ke Bali. Penelitian mengenai wisatawan Iran ini masih terbatas. Oleh karena itu, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi perilaku perjalanan, motivasi, dan persepsi mereka terhadap industri pariwisata Bali. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, motivasi, dan persepsi wisatawan Iran yang berkunjung ke Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan sampel berupa wisatawan Iran yang berkunjung ke Bali. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 100 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan perhitungan sederhana menggunakan skala Likert. Temuan penelitian mengungkap beberapa wawasan menarik. Motivasi utama mereka berkunjung ke Bali didominasi oleh keinginan untuk rekreasi dan relaksasi (50%), diikuti oleh tujuan liburan keluarga (36%). Terkait tingkat kepuasan, keramahan masyarakat Bali mendapat skor tertinggi (3,67), diikuti oleh daya tarik wisata (3,61). Sementara itu, fasilitas publik memperoleh skor (3,45), dan transportasi (3,37). Aspek dengan skor terendah adalah infrastruktur (3,13), mengindikasikan perlunya perbaikan di bidang ini. Tingkat kepuasan yang tinggi terhadap keramahan dan daya tarik wisata merupakan kekuatan utama yang harus dipertahankan. Namun, perhatian khusus perlu diberikan pada pengembangan infrastruktur untuk lebih meningkatkan pengalaman perjalanan wisatawan.