Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PERAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM MENGOPTIMALISASI OPERASIONAL DI BANK UMUM SYARIAH Khairunnisa Khalida; Nayla Novita Syahfitri; Dian Faturrahman Siregar; Nurbaiti
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 4 No 4 (2025): Desember
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This Study Aims To Analyze The Role Of Management Information Systems (Mis) In Optimizing Operations At Islamic Commercial Banks. The Research Method Used Is A Qualitative Approach With Literature Study And Descriptive Analysis Of Various Literature Sources Related To The Application Of Information Systems In Islamic Banking. The Results Of The Study Indicate That The Implementation Of Mis Plays An Important Role In Improving The Efficiency, Effectiveness, And Productivity Of Bank Operations Through Data Integration, Ease Of Supervision, And Acceleration Of The Decision-Making Process. In Addition, Mis Also Supports The Application Of Sharia Principles In Bank Operations By Strengthening Transparency, Accountability, And Risk Control. Thus, The Sustainable Management And Development Of Mis Is A Strategic Factor In Improving The Competitiveness And Service Quality Of Islamic Commercial Banks In The Digital Era.
Analisis Penyusunan Anggaran Komprehensif Pada Usaha Angkringan DD Nayla Novita Syahfitri; Maulia Riska; Vicky Febima Andrerico; Dini Vientiany
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 2 (2025): Desember : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v2i1.322

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner, termasuk usaha angkringan, menghadapi tantangan dalam menerapkan perencanaan keuangan yang terstruktur. Literasi keuangan yang terbatas dan sistem pencatatan yang tidak terstandarisasi menyebabkan kesulitan dalam pengelolaan arus kas dan proyeksi keuangan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme penganggaran komprehensif di Angkringan DD, mengidentifikasi hambatan implementasi, dan merumuskan rekomendasi untuk meningkatkan sistem penganggaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metodologi studi kasus, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan sistem anggaran komprehensif yang dirancang mencakup anggaran penjualan yang menargetkan Rp 6.366.000 dari 829 unit, anggaran produksi 861 unit, anggaran bahan baku Rp 3.002.468, beserta anggaran tenaga kerja dan biaya overhead. Proyeksi keuangan menunjukkan margin laba sebesar 19,3 persen dan ROI sebesar 24,7 persen, dengan titik impas tercapai pada 507 unit atau Rp 3,9 juta. Penelitian ini membuktikan bahwa penerapan penganggaran komprehensif dapat meningkatkan efisiensi manajemen keuangan di UMKM kuliner. Rekomendasi strategis mencakup penerapan sistem penganggaran terstruktur, melakukan analisis varians secara berkala, dan mengembangkan model adaptif untuk mengatasi ketidakpastian pasar.
Pemberdayaan Desa Merek Melalui Peningkatan Literasi Keamanan Digital dalam Pencegahan Penipuan Siber Nayla Novita Syahfitri; Raihanah Azalia; Hagi Arfan Prawira Harahap; Ulya Hafdhah Fajrillah; Wahyu Apriza Bay; Budi Sastra Panjaitan
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): September : Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jppmi.v5i3.3005

Abstract

Digitalization in Indonesia offers convenience, but it also creates new vulnerabilities for the public, including in rural areas such as Merek Village, Merek Subdistrict, Karo Regency. The Financial Services Authority and the Indonesia Anti-Scam Center report that losses incurred by the public due to digital fraud have reached trillions of rupiah in recent years. On the other hand, the digital literacy level of the rural population remains lower than that of urban residents, particularly regarding digital security. This situation served as the basis for implementing a community service program on digital security literacy in Merek Village, aimed at improving the community’s ability to recognize and prevent various forms of cyber fraud, such as phishing, fraudulent investments, and illegal online loans. The method used was interactive outreach targeting villagers and youth, supplemented by case study explanations and Q&A sessions. The results of the activity showed that participants gained a better understanding of the signs of digital fraud and how to prevent it, consistent with findings from various digital literacy outreach programs in other regions of Indonesia that have also significantly improved participants’ understanding. This activity highlights the importance of ongoing collaboration between universities, village governments, and other institutions in enhancing the digital resilience of rural communities.