Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Penggunaan Media Cerita Gambar dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas III SD Negeri 2 Sumberharjo nazal nazal aqsa rachma yudha; Ratna Setyaningsih
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Manajemen Pendidikan dan Pendidikan Dasar
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v7i1.2613

Abstract

Abstrak Rendahnya minat baca pada siswa kelas rendah menjadi salah satu tantangan utama dalam pembelajaran membaca. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media cerita gambar dalam meningkatkan minat baca siswa kelas III SD Negeri 2 Sumberharjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas III dan guru kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media cerita gambar memberikan dampak positif terhadap peningkatan minat baca siswa. Siswa menunjukkan ketertarikan yang lebih tinggi terhadap aktivitas membaca, terlihat dari meningkatnya perhatian, dan antusiasme siswa selama pembelajaran berlangsung. Media cerita gambar membantu siswa memahami isi bacaan dengan lebih mudah karena didukung oleh visual yang menarik. Selain itu, suasana pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan interaktif, sehingga siswa lebih berani mengemukakan pendapat serta terlibat aktif dalam diskusi bacaan. Penggunaan media cerita gambar juga mendorong siswa untuk mengaitkan isi bacaan dengan pengalaman pribadi, yang berdampak pada meningkatnya pemahaman dan ketertarikan terhadap kegiatan membaca. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa media cerita gambar dapat dijadikan alternatif media pembelajaran literasi yang efektif untuk meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar, khususnya pada kelas rendah.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kesulitan Literasi Siswa Kelas III SD Negeri 2 Sumberharjo Vallin Veby Virnanda; Ratna Setyaningsih
Pendidikan Dasar dan Manajemen Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Manajemen Pendidikan dan Pendidikan Dasar
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI JAWA TENGAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/bahusacca.v7i1.2622

Abstract

Literasi membaca merupakan kemampuan dasar yang berperan penting dalam menunjang keberhasilan pembelajaran siswa sekolah dasar, khususnya pada jenjang kelas rendah. Pada kelas III, kemampuan literasi menjadi fondasi utama dalam memahami berbagai materi pembelajaran lintas mata pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kesulitan literasi membaca siswa kelas III SD Negeri 2 Sumberharjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian meliputi siswa kelas III, guru kelas, serta pihak pendukung pembelajaran. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan literasi membaca siswa dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya minat baca siswa, keterbatasan kemampuan membaca. Sementara itu, faktor eksternal mencakup lingkungan keluarga yang belum membiasakan kegiatan membaca di rumah, keterbatasan sarana dan prasarana literasi di sekolah, serta metode pembelajaran yang masih cenderung konvensional dan kurang bervariasi. Temuan ini menunjukkan bahwa kesulitan literasi siswa tidak hanya disebabkan oleh kemampuan individu, tetapi juga dipengaruhi oleh dukungan lingkungan belajar. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua dalam menciptakan ekosistem literasi yang lebih optimal dan berkelanjutan.
Pelatihan Pengolahan Limbah Plastik pada Umat Buddha di Kabupaten Wonogiri Danang Try Purnomo; Hesti Sadtyadi; Santi Paramita; Sugik Harto; Ratna Setyaningsih
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v4i3.778

Abstract

The community service program held in Jendi Village, Girimarto District, Wonogiri Regency, was titled plastic waste processing training. The community service activity was carried out with the aim of implementing plastic waste management through educational activities and mentoring on managing plastic waste into items of economic value. This activity also aims to mitigate the impact of environmental damage caused by plastic waste. The method used in the community service was a participatory approach. This approach was carried out by involving the service team and the community in managing plastic waste. The location used was the Vimalakirti Temple complex, Jendi Village, Girimarto District. Meanwhile, the subjects assisted in the implementation of the service were Buddhists and residents of Jendi Village. This community service activity produced three results. First, the establishment of an ecosystem that cares about waste, especially plastic waste. Second, the realization of community understanding regarding how to sort plastic waste. Third, the community was educated about plastic waste management to generate economic benefits and have an impact on efforts to prevent environmental damage caused by plastic waste.
Peran Guru Dalam Mengintegrasikan Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD N 2 Purworejo Rina Sri Rahayu; Ratna Setyaningsih
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran guru dalam mengintegrasikan pendidikan karakter melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila di sekolah dasar. Dalam konteks pendidikan saat ini, pembentukan karakter peserta didik menjadi prioritas utama untuk membangun generasi muda yang berkarakter kuat dan berintegritas. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran mendalam tentang praktik-praktik yang dilakukan guru dalam menanamkan nilai-nilai karakter, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dan solusi yang diterapkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan triangulasi data dari berbagai sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan secara aktif sebagai fasilitator, teladan, dan penguatan nilai melalui berbagai kegiatan, baik di dalam maupun di luar kelas. Penggunaan metode yang kontekstual dan inovatif terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila oleh peserta didik. Meskipun adanya berbagai tantangan, seperti pengaruh gadget dan keterlibatan orang tua yang terbatas, pelatihan berkelanjutan dan kerjasama seluruh pihak menjadi solusi strategis dalam memperkuat implementasi pendidikan karakter. Secara keseluruhan, peran guru terbukti berpengaruh besar terhadap perkembangan moral dan sosial siswa, dan secara tidak langsung berkontribusi pada terciptanya masyarakat yang harmonis dan berbudaya