Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Komunikasi Visual Dengan Fotografi Produk Dalam Membangun Ekonomi Inklusif Pada Dinas PPKUKM DKI Jakarta (Studi Perspektif Fotografer Indonesia) Ikbal Rachmat; Ahmad Fuad; Dika Dzikiruloh
VISIONER : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif Vol. 13 No. 1 (2026): Visioner : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Konten Kreatif
Publisher : Institut Media Digital Emtek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65873/f5peyt37

Abstract

Komunikasi visual dapat dipahami sebagai penyampaian informasi melalui referensi bergambar seperti foto, kartun, gambar, ilustrasi, gerak tubuh, dan representasi orang lainnya, salah satu bentuknya yakni fotografi, dimana dalam ilmu komunikasi menjadi bagian yang memiliki peran sebagai saluran pesan yang disampaikan dalam bentuk komunikasi visual. Perkembangan teknologi digital telah mengubah paradigma komunikasi pada umumnya secara fundamental, terlebih bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Tujuan penelitian ini yakni untuk menganalisis dan mengeksplorasi komunikasi visual dengan fotografi produk guna membangun ekonomi inklusif di Dinas PPKUKM DKI Jakarta dalam perspektif fotografer Indonesia. Dalam penelitian ini metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif, dimana penelitian kualitatif merupakan suatu bentuk penelitian yang mencerminkan keadaan alamiah dengan mengungkapkan berbagai fakta secara natural, yang sering disebut sebagai natural setting. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa tahapan desain thinking yang dilakukan Dinas PPKUKM berhasil menangani kebutuhan para pelaku UMKM dalam menciptakan karya fotografi sebagai komunikasi visual yang digunakan baik untuk promosi maupun strategi menarik konsumen melalui fotografi produk. Kegiatan pelatihan fotografi dasar dengan menerapkan konsep studio foto mini telah dapat dilalui dengan mengeksplorasi 6 proses dalam fotografi produk, sehingga hasil karya dan proses pekerjaan pemotretan telah menjadi kemampuan tambahan bagi pelaku UMKM, dan dari grafik analisis SWOT masih terdapat kelemahan maupun ancaman pada tahap inspirasi baik dari para peserta maupun Dinas PPKUKM DKI Jakarta, dimana hal ini masih dalam tahap wajar karena terdapat pula kekuatan dan peluang didalamnya.