Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dashboard Monitoring Keamanan Domain Berbasis Web untuk Deteksi Backlink Berbahaya Menggunakan Integrasi Data Semrush Rinusantoro, Sonasa; Zuhairi, Fawzi Rahmadiyan; Thaha, Abdurrahman Rahim; Adompo, Abdul Rizal; Nareswara, Dinda Prifaty
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v6i2.1771

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi dashboard sebagai media monitoring terpusat untuk mendeteksi konten hack pada domain web Universitas Terbuka. Permasalahan utama adalah pengelolaan 488 domain dengan temuan 3.753 backlink berisiko tinggi, sementara sistem sebelumnya masih manual, tidak terintegrasi, tidak memiliki histori terpusat, serta tidak menyediakan visualisasi maupun pemetaan tanggung jawab, sehingga menyebabkan keterlambatan deteksi dan respons insiden. Kebaruan (novelty) penelitian ini terletak pada integrasi monitoring berbasis dashboard yang menggabungkan sinkronisasi data eksternal (CSV Semrush), pemetaan otomatis domain ke PIC berbasis subdomain, validasi duplikasi data, serta pembaruan status penanganan secara real-time dalam satu sistem terpusat. Metode yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC). Evaluasi sistem dilakukan menggunakan pengujian fungsional dan User Acceptance Test (UAT). Hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan fungsi umum sebesar 90–100% (18–20 dari 20 skenario), fungsi admin 100% (23/23 skenario), dan fungsi pengguna PIC sebesar 76,9%–100% (10–13 dari 13 skenario). Akurasi penyajian metrik utama (source URL, target URL, source domain, dan mapping PIC) mencapai 100% (7/7 pengujian), serta validasi duplikasi dan proses sinkronisasi data menunjukkan tingkat keberhasilan 100% tanpa redundansi data. Kontribusi ilmiah penelitian ini adalah penyediaan model sistem monitoring keamanan domain berbasis dashboard terintegrasi yang mampu menggantikan proses manual menjadi sistem terpusat, terstruktur, dan berbasis visual analytics, serta meningkatkan ketepatan informasi dan efisiensi proses monitoring secara terukur.
Perancangan Sistem Pengajuan Infrastruktur dan Aplikasi di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Menggunakan UML (Unified Modeling Language) Imron, Muhammad Nursalim; Rinusantoro, Sonasa
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 12 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The process of submitting infrastructure and application proposals within the Ministry of Primary and Secondary Education requires a structured mechanism to ensure alignment with Electronic-Based Government System (SPBE) policies and to support the efficient management of ICT budgets. In practice, submission processes that remain manual and fragmented may lead to challenges in tracking status, maintaining data consistency, and synchronizing planning and budgeting.This study aims to design a web-based infrastructure and application submission system capable of supporting an integrated ICT planning and budgeting clearance process. The method employed is a system design approach using Unified Modeling Language (UML), which includes modeling functional and non-functional requirements, business process modeling, and database design. The UML diagrams utilized in this study consist of Use Case Diagrams, Activity Diagrams, Sequence Diagrams, Class Diagrams, State Diagrams, and Entity Relationship Diagrams (ERD). Additionally, the user interface design is developed in the form of mockups to provide an initial overview of system interaction flows and interface layout.The results of this study present a system design that encompasses the submission workflow, verification and validation processes, as well as decision-making procedures within the clearance process. This design is expected to serve as a foundation for developing a more structured, well-documented infrastructure and application submission system aligned with organizational needs.