Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pengaruh Suku Bunga dan Inflasi Terhadap Tingkat Investasi di Indonesia Tahun 2020-2025 Tarigan, Riyani; Gaol, Olivia Kristin Lumban; Sihombing, Krista Bella; Hamdani, M; Sitanggang, Lisbet Saulintia; Fitrawaty, Fitrawaty; Silaban, Putri Sari M J
Journal of Management Accounting, Tax and Production Vol 4, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mantap.v4i1.8120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh suku bunga dan inflasi terhadap tingkat investasi di Indonesia pada periode 2020-2025. Investasi merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi suatu negara karena berperan dalam meningkatkan kapasitas produksi, penciptaan lapangan kerja, serta pembangunan ekonomi secara berkelanjutan. Perubahan kondisi makroekonomi seperti tingkat suku bunga dan inflasi dapat memengaruhi keputusan investor dalam menanamkan modalnya. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana hubungan kedua variabel tersebut terhadap tingkat investasi di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistika (BPS) melalui situs bps.go.id serta berbagai jurnal ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan studi literatur. Analisis data dilalukan dengan cara mengkaji, membandingkan, dan menginterpretasikan data mengenai perkembangan suku bunga, inflasi, dan tingkat investasi di Indonesia selama periode penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suku bunga memiliki pengaruh negatif terhadap tingkat investasi, dimana kenaikan suku bunga cenderung menurunkan minat investasi karena meningkatnya biaya modal. Namun demikian, pada periode 2020-2025 pengaruh suku bunga tidak selalu dominan karena keputusan investasi juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti pemulihan ekonomi, stabilitas nasional, kebijakan pemerintah, ekspektasi keuntungan. Sementara itu, inflasi juga memiliki pengaruh positif terhadap tingkat investasi selama berada pada tingkat yang stabil dan terkendali. Inflasi yang moderat dapat mampu menciptakan kepastian harga serta meningkatkan kepercayaan investor dalam melakukan kegiatan produksi dan ekspansi usaha. Secara simultan, suku bunga dan inflasi mencerminkan stabilitas makroekonomi yang berperan penting dalam mendorong peningkatan investasi. Kombinasi suku bunga yang terkendali dan inflasi yang stabil dapat menciptakan iklim investasi yang kondusif, meskipun dalam kondisi tertentu seperti pada tahun 2020, tingkat investasi tetap rendah akibat adanya faktor eksternal berupa pandemi. Hal ini menunjukkan bahwa stabilitas ekonomi makro dan kebijakan pemerintah yang tepat dapat mendukung terciptanya iklim investasi yang kondusif.
Analisis Implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) Berbasis Akrual Pada Laporan Keuangan Di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Sebagai Strategi Peningkatan Good Governance Sektor Publik Tarigan, Riyani; Gaol, Olivia Kristin Lumban; Sihombing, Krista Bella; Hamdani , M.; Lubis, Putri Kemala Dewi; Lubis , Nela Permata Sari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7193

Abstract

Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual merupakan bagian dari reformasi pengelolaan keuangan sektor publik yang bertujuan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) berbasis akrual pada laporan keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sebagai strategi peningkatan good governance sektor publik pada periode 2023-2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi terhadap dokumen resmi laporan keuangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang meliputi Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (LPSAL), Neraca, Laporan Operasional (LO), Laporan Arus Kas (LAK), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE), dan Catatan atas Laporan Keuangan (CaLK) pada tahun 2023-2025. Data diperoleh dari sumber resmi seperti website Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menelaah, membandingkan, serta mengevaluasi penerapan komponen dari laporan keuangan berdasarkan prinsip-prinsip Standar Akuntansi Pemerintahan berbasis akrual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) Berbasis Akrual pada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah meningkatkan kualitas penyajian laporan keuangan, terutama dalam pengakuan aset, kewajiban, pendapatan, dan beban secara lebih transparan dan komprehensif. Penerapan SAP berbasis akrual juga berkontribusi dalam mendukung terwujudnya prinsip good governance melalui peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan keuangan daerah. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan dari kompetensi sumber daya manusia, optimalisasi sistem informasi keuangan daerah, serta perlunya penguatan sistem pengawasan dan pengendalian internal pemerintah.
Analisis Dampak Kebijakan Moneter melalui Inflasi, Suku Bunga, dan Nilai Tukar terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara Selama Periode 2015-2025 Tarigan, Riyani; Sihombing, Krista Bella; Gaol, Olivia Kristin Lumban; Sinaga, Angelica; Natalia, Sonita Putri; Yusuf, H. Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan moneter melalui variabel inflasi, suku bunga, dan nilai tukar terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2015–2025. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel secara parsial maupun simultan, serta mengidentifikasi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode rekayasa ide (conceptual engineering), yaitu dengan mengolah dan mengembangkan data sekunder yang bersumber dari jurnal ilmiah, laporan Bank Indonesia, serta publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang digunakan merupakan data tahunan dengan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan model regresi linear berganda dengan didahului uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi, serta pengujian hipotesis melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan suku bunga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial tetapi tidak signifikan secara simultan. Sementara itu, nilai tukar berpengaruh negatif dan signifikan secara parsial serta menjadi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Namun demikian, secara simultan ketiga variabel tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Nilai koefisien determinasi yang relatif rendah menunjukkan bahwa sebagian besar variasi pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel moneter. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa variabel moneter lebih berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi daripada sebagai faktor utama pendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara.