Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Dampak Kebijakan Moneter melalui Inflasi, Suku Bunga, dan Nilai Tukar terhadap Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Utara Selama Periode 2015-2025 Tarigan, Riyani; Sihombing, Krista Bella; Gaol, Olivia Kristin Lumban; Sinaga, Angelica; Natalia, Sonita Putri; Yusuf, H. Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan moneter melalui variabel inflasi, suku bunga, dan nilai tukar terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara selama periode 2015–2025. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel secara parsial maupun simultan, serta mengidentifikasi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode rekayasa ide (conceptual engineering), yaitu dengan mengolah dan mengembangkan data sekunder yang bersumber dari jurnal ilmiah, laporan Bank Indonesia, serta publikasi Badan Pusat Statistik (BPS). Data yang digunakan merupakan data tahunan dengan teknik purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan model regresi linear berganda dengan didahului uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi, serta pengujian hipotesis melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan suku bunga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial tetapi tidak signifikan secara simultan. Sementara itu, nilai tukar berpengaruh negatif dan signifikan secara parsial serta menjadi variabel yang paling dominan dalam memengaruhi pertumbuhan ekonomi. Namun demikian, secara simultan ketiga variabel tersebut tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Nilai koefisien determinasi yang relatif rendah menunjukkan bahwa sebagian besar variasi pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel moneter. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa variabel moneter lebih berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi daripada sebagai faktor utama pendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sumatera Utara.