Haura Ramadhina
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor Quarter Life Crisis pada Fresh Graduate dalam Masa Transisi Menuju Dunia Kerja Haura Ramadhina; Sandra, Ika
Jurnal Perspektif Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v9i1.1471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan quarter-life crisis pada fresh graduate Prodi Pendidikan Sosiologi UNP. Penelitian ini kebaruannya pada fokus analisis yang tidak hanya melihat QLC dari aspek psikologis sebagaimana studi-studi sebelumnya, tetapi juga menekankan perspektif sosiologis guna memahami faktor pemicu QLC. Penelitian ini memiliki urgensi karena kecemasan akan masa depan dan karir yang dialami fresh graduate dapat membawa dampak bagi kesejahteraan individu, terutama dalam memicu munculnya QLC. Teori yang digunakan teori fenomenologi Alfred Schutz yang menekankan makna subjektif individu terhadap pengalaman hidupnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Penelitian dilakukan di Prodi Pendidikan Sosiologi UNP dengan rentang Juni hingga September 2025 dengan jumlah 15 informan. Informan dipilih secara purposive dengan kriteria fresh graduate Prodi Pendidikan Sosiologi UNP, telah menyelesaikan studi 6 bulan hingga 1 tahun, dan sedang dalam proses pencarian kerja. Data dikumpulkan melalui observasi non partisipan, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Teknik analisis data dengan model Miles dan Huberman yang yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan faktor penyebab QLC yang meliputi: (1) Ekspektasi dan ketakutan Fresh graduate terhadap Masa Depan, (2) Keraguan diri terhadap kompetensi dalam menentukan arah karir, (3) Rasa cemas akibat tuntutan dari keluarga, (4) Perbandingan sosial dengan teman sebaya, (5) Keterbatasan peluang kerja yang sesuai dengan minat dan latar belakang Pendidikan, (6) Khwatir terhadap Ketidaksesuaian antara Pekerjaan dan Nilai Pribadi. Temuan ini memperlihatkan bahwa QLC dipengaruhi oleh kondisi individu dan ekspektasi sosial, serta dipahami melalui makna subjektif fresh graduate dalam menghadapi transisi menuju dunia kerja.